DetikSport
Selasa 07 Februari 2017, 07:27 WIB

Lido Bakal Punya Sirkuit Internasional

Mercy Raya - detikSport
Lido Bakal Punya Sirkuit Internasional Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Founder sekaligus CEO (chief executive officer) MNC Group, Hary Tanoesodibjo, berencana membangun sirkuit berskala internasional di Lido, Sukabumi, Jawa Barat. Dia sudah mengirimkan surat permohonan izin kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, mengatakansurat itu telah diterimanya pekan pertama bulan Februari 2017.

Dalam surat yang ditujukan kepada Menpora Imam Nahrawi itu, Hary menuliskan keinginannya untuk membangun sirkuit otomotif kelas dunia di Lido, Sukabumi.

"Tidak hanya sirkuit tapi akan dilengkapi dengan fasilitas hotel dan lain-lain. Jadi dia meminta permohonan kepada Menpora untuk izin dalam aspek penyelenggaraan keolahragaannya," kata Gatot ketika ditemui di bandara Soekarno Hatta Cengkareng, pada Senin (6/2/2017).

Gatot mengatakan Menpora menyetujui permintaan itu. Namun Kemenpora bakal mengkajinya lebih dalam sebelum memutuskan.

"Prinsipnya surat itu telah disetujui Menpora. Tetapi ada beberapa catatan, karena pembangunan sirkuit bukan semata-mata urusan kemenpora, " ujar dia.

Adapun catatannya berkaitan dengan kepastian lahan tidak dalam sengketa, harus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, misalnya Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan memastikan sirkuit yang dibangun sesuai standar FIM, serta memastikan sudah ada rencana kegiatan pada sirkuit tersebut.

"Sebab percuma membangun sirkuit kalau tidak ada penggunaannya, apakah untuk MotoGP atau F1. Sirkuit itu dibangun dengan tetap bekerjasama dengan pihak IMI. Itu agar mendorong mereka tetap menghargai PB-nya," katanya.

Sejauh ini, disebutkan Gatot, untuk luas tanah yang disiapkan di Lido cukup besar dan cocok untuk MotoGP dan Formula 1.

Dari rencana pembanguan sirkuit di daerah lain, Sumatera Selatan, sampai saat ini belum ada perkembangan lebih mendalam lagi. Kemenpora masih menunggu hingga April untuk pembangunan sirkuit MotoGP itu.

"Palembang (Alex Noerdin) belum kirim surat update-nya untuk sirkuit. Lepas dari itu, pak Alex bilang progress jalan terus, tapi memang peletakan batu pertamanya yang belum jelas. Prinsipnya kalau tidak April, maka batal jadi tuan rumah MotoGP 2018," tutur Gatot.



(mcy/fem)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed