DetikSport
Sabtu 12 Agustus 2017, 11:31 WIB

Jelang SEA Games, Timnas Polo Air Putra Asah Kekompakan

Mercy Raya - detikSport
Jelang SEA Games, Timnas Polo Air Putra Asah Kekompakan Foto: Dok: ist
Jakarta - Tim nasional polo air putra Indonesia saat ini tinggal mengasah kekompakan dan mental agar siap sepenuhnya menghadapi SEA Games 2017.

Cabang polo air akan memulai perjuangan di SEA Games yang dihelat di National Aquatics Centre, KL Sports City, Bukit Jalil pada 15-20 Agustus 2017. Berdasarkan hasil drawing, Indonesia berada satu grup dengan Malaysia, Filipina, Thailand, dan Singapura. Pertandingan pada babak grup menggunakan sistem round robin.

Sejauh ini persiapan tim polo air putra asuhan Milos Sakovic tersebut sudah siap 90 persen. Dalam waktu sepekan tersisa, Reza Auditya Putra dkk. tinggal mematangkan kekompakan dan mental.

"Kami sudah mulai menurunkan intensitas latihan, jadi fokus sekarang ini tinggal ke arah pertandingan saja. Seperti pemantapan taktik, strategi di depan, serta menyesuaikan dengan kekuatan tim-tim lawan lewat video yang diputar pelatih setiap sekali seminggu," kata Reza Auditya Putra selaku kapten timnas polo air putra kepada detikSport.

Tak hanya memantapkan teknik dan taktik, tim polo air juga fokus pada urusan non teknis seperti menjaga pola makan dan tidur, juga mengasah kekompakan.

"Semakin ke sini jadi sering jalan bareng di luar jam latihan, atau sekadar kumpul-kumpul di hotel untuk ngobrol saja. Yang dibicarakan pun bukan hanya soal polo air tapi di luar itu supaya pikiran juga lebih santai dan fresh," katanya.

Reza juga mengakui meski dirinya berstatus sebagai kapten tim, tidak ada perbedaan atau jadi sungkan satu sama lain. "Nah, itu dia anehnya walau saya jadi kapten tidak terlalu mengatur-ngatur bagaimana, karena sudah lama kenal jadi satu sama lain saling menghargai saja. Saya sendiri tidak ada beban. Santai saja," kata Reza yang sudah empat kali menjadi kapten tim.

Dari hasil pemetaan persaingan, Singapura dan Thailand jadi negara yang paling dominan kendatipun Reza menegaskan negara lain tetap diwaspadai. "Kami anggap semua lawan sama saja. Tapi bicara spesifik siapa yang terkuat saat ini memang dua negara itu."



(mcy/krs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed