DetikSport
Sabtu 19 Agustus 2017, 01:43 WIB

Muncul Usulan Kurash Dipertandingkan di Asian Games 2018

Mercy Raya - detikSport
Muncul Usulan Kurash Dipertandingkan di Asian Games 2018 ilustrasi kurash (Chung Sung-Jun/Getty Images)
Jakarta - Satu cabang olahraga baru diusulkan dipertandingkan di Asian Games 2018. Usulan muncul pada rapat Koordinasi Komite Asian Games.

Jumlah cabang olahraga Asian Games 2018 awalnya diputuskan 39 cabang. Itu mengacu pada usulan INASGOC dan telah disepakati dengan Olympic Council of Asia (OCA) pada April lalu.

Kini, pada rapat Koordinasi Komite Asian Games ke-7 yang berlangsung di kantor INASGOC, Senayan Jakarta, Jumat (18/8/2017), ada usulan lain yang muncul dalam rapat tersebut. Cabang kurash diusulkan masuk.

"Kurash dimasukkan karena termasuk cabor Asia Tengah, dan olahraga tradisional seperti pencak silat. Jadi, negara-negara Asia Tengah mengatakan mereka tidak punya cabor yang mewakili daerah mereka. Jadi alasan tambahan kurash, untuk menambah kesempatan peraih medali dari negara-negara itu. Sehingga negara-negara lain punya peluang medali karena mereka tidak punya peluang medali pada pencak silat," kata Director General & Technical Director OCA, Husain A.H Al-Musallam, usai rapat.

Dengan adanya penambahan cabor, sudah secara otomatis nomor event yang akan dipertandingkan ikut bertambah. Soal itu, Husain juga membenarkan.

"Tentu saja akan ada penambahan. Itu mungkin jadi pertanyaan bagus, mengapa nomor pertandingan naik. Jika Anda merujuk pada Olimpiade 2020 Tokyo, kami punya 5 cabang olahraga seperti judo, tenis meja, tenis, pentathlon, dan sepeda, dan itu ada nomor pertandingan baru yang diputuskan akhir Juni lalu. Nah, nomor event itu yang kami tambahkan hari ini seperti contoh nomor tim judo dan table tenis mix events," ujarnya.

Namun, Husain memastikan, jika penambahan ini tidak akan memunculkan tambahan budget. Sebelumnya pemerintah harus memangkas jumlah cabang dan nomor event karena pertimbangan efisiensi anggaran.

"Itu tidak (akan) ada budget tambahan karena cabor judo sudah ada, tidak menambah budget, hanya nomor pertandingan ditambah," ujar dia.

"Ya itu final, hanya disiplin ya. Poinnya akan ada penambahan nomor pertandingan tapi tanpa ada penambahan budget," lanjut Husain.

Sementara itu, asisten of finance INASGOC, Gatot S. Dewa Broto, masih belum ingin berkomentar soal jumlah nomor pertandingan yang sudah pasti. "Saya tidak bisa sebut angka tetapi kami akan tunggu. Yang pasti hari ini akan final semua supaya setiap negara itu punya kepastian berapa nomor pertandingan yang akan mereka ikuti secara detail," ucap Gatot.



(mcy/mfi)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed