DetikSport
Rabu 14 Februari 2018, 17:10 WIB

Alasan Nonton Asian Games 2018 Tidak Gratis

Muhammad Idris - detikSport
Alasan Nonton Asian Games 2018 Tidak Gratis Foto: Randy Prasatya/detikSport
FOKUS BERITA: Menuju Asian Games 2018
Jakarta - Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) memberlakukan tiket berbayar bagi masyarakat yang ingin menonton pertandingan beberapa cabang olahraga di Asian Games 2018. Kenapa?

Direktur Venue and Environment INASGOC, Lukman Teuku Arlan Perkasa, beralasan tiket berbayar dilakukan untuk menjaga kenyamanan selama pertandingan. Digratiskannya tiket masuk, bisa membuat suasana di dalam venue tak kondusif.

"Secara umum ticketing itu untuk venue sigle seat. Kapasitas kan kita batasi, enggak bisa kita berikan free access. Karena ini berhubungan dengan kenyamanan selama menonton," terang Lukman di Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Pembatasan penonton dengan tiket berbayar, sambung dia, juga dilakukan untuk menjaga kenyamanan atlet, pelatih, dan ofisial.

"Kita buat pertandingan nyaman ditonton. Atletnya nyaman bertanding, penonton nyaman menonton, pelatih nyaman kasih arahan strategi. Ada biaya pembayaran kemudian kemana (uang dipakai), saya tidak kompeten menjawab," kata Lukman.

Sebelumnya, selain tiket berbayar selama Asian Games nanti, penonton juga harus membayar tiket untuk beberapa cabang olahraga tertentu di pertandingan test event yang menyajikan delapan cabang olahraga yang berlangsung di kawasan Gelora Bung Karno dan JIExpo Kemayoran, pada 8-15 Februari 2018.

Delapan cabang olahraga itu adalah angkat besi, atletik, basket, panahan, pencak silat, taekwondo, tinju, dan voli. Khusus untuk cabor voli, atletik, dan basket, masyarakat yang ingin menonton harus lebih dulu membeli tiket.

Sebagai contoh, untuk atletik tiketnya dijual seharga Rp 50 ribu. Sementara voli dipatok harga Rp 75 ribu khusus tanggal 11 sampai 14 Februari, sedangkan pada partai final pada 15 Februari, harga tiket meningkat menjadi Rp 125 ribu. Untuk cabang basket, tiket dijual di harga Rp 100 ribu, dan pada partai puncak harga naik menjadi Rp 200 ribu.



(idr/fem)

FOKUS BERITA: Menuju Asian Games 2018
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed