DetikSport
Kamis 12 Juli 2018, 13:40 WIB

Lalu Muhammad Zohri Nyaris Batal ke Kejuaraan Dunia

Mercy Raya - detikSport
Lalu Muhammad Zohri Nyaris Batal ke Kejuaraan Dunia Foto: Dok
FOKUS BERITA: Sprinter Lalu M Zohri
Jakarta - Sprinter muda, Lalu Muhammad Zohri, sukses menjadi juara dunia di Finlandia. Padahal, nyaris saja pemuda asal NTB itu batal berangkat.

Lalu berhasil meraih medali emas Kejuaraan Dunia Atletik U-20 dari nomor lari 100 meter putra. Lalu berhasil meraih medali emas setelah finis terdepan dalam final di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7/2018).

Lalu mencatatkan waktu 10,18 detik untuk mencapai finis. Atlet berusia 18 tahun itu mengalahkan dua pelari Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison, yang sama-sama mencatat waktu 10,22 detik.



Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Bob Hasan, memuji atletnya. Apalagi, konsentrasi Lalu tak terpecah meskipun keberangkatannya ke Finlandia nyaris batal.

"Dia hampir tak bisa berangkat karena anak yatim piatu. Saya yang mesti tanggung semua jika tidak, ya tidak dapat visa," kata Bob ketika ditemui di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

"Kan problem enggak dapat dapat visa sudah berapa kali kejadian sama kami. Seperti Yaspi Boby (yang) sidik jari jempolnya tdiak terdeteksi, jadi tidak bisa dikasih (visa). Kemudian, Idan Fauzan Richsan karena galahnya tidak bisa berangkat. Jadi, banyak masalah," ujar Bob.

Bob pun sempat mengungkapkan awal mula Lalu masuk pelatnas PASI. Dia meminta kepada pengurus-pengurus daerah untuk menyodorkan nama-nama atlet potensi untuk dikembangkan olehnya.

"Lalu sudah pelatnas bersama kami sejak 2 tahun lalu. Saya kasih tahu ke daerah jika ada anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tinggi-tinggi dan berpotensi bawa ke Jakarta. Kami bereskan supaya makanan dan lain-lainnya juga diproteksi. Karena, kebanyakan kita kan lebih banyak makan karbohidrat, sementara proteinnya kurang, lalu sekolahnya juga harus diperhatikan," dia menambahkan.



Hasilnya, Lalu memang cukup menjanjikan. Dia tidak hanya meraih juara di Kejuaraan Asia 2018 di Jepang, namun dunia. Langkah Lalu masih harus berlanjut karena sebulan lagi bakal ada Asian Games. Lalu dipersiapkan untuk tim estafet putra.

"Saya tidak tahu karena tak boleh turun rangkap. Jadi kemungkinan estafet saja. Tapi, coba tanya pelatih dan atletnya. Harapannya dengan adanya Lalu? Insya Allah rejeki sudah ada yang mengatur," ujarnya.

Tim estafet menjadi salah satu nomor yang diharapkan bisa menyumbangkan medali emas atletik di Asian Games, selain lompat jauh.


(mcy/fem)

FOKUS BERITA: Sprinter Lalu M Zohri
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +