detiksport
Follow detikSport
Jumat, 24 Agu 2018 09:30 WIB

Jafro Megawanto Dulu Tukang Lipat Parasut, Kini Tuai 2 Emas Asian Games

Femi Diah - detikSport
Foto: Tagor Siagian/Antara Foto/INASGOC Foto: Tagor Siagian/Antara Foto/INASGOC
Jakarta - Jafro Megawanto menjadi satu-satunya atlet Indonesia pemilik dua medali emas Asian Games 2018 sejauh ini. Dulu, dia berprofesi sebagai paraboy alias tukang melipat parasut.

Jafro berjaya di nomor spesialisnya, ketapatan mendarat. Satu emas diperoleh dari ketepatan mendarat putra dan satu emas lainnya dari ketepatan mendarat beregu.

Asian Games menjadi pembuktian konsistensi Jafro, 22 tahun, di paralayang. Kera Ngalam itu sudah mengenal paralayang sejak usia 13 tahun. Tapi, bukan sebagai atlet. Dulu, dia adalah tukang lipat parasut. Rumahnya, cuma berjarak 500 meter dengan lokasi pendaratan paralayang di Malang.




Presiden Joko Widodo mengisahkan perjalanan hidup Jafro lewat akun instagramnya:

[Gambas:Instagram]


"Sebelum menjadi atlet paralayang, Jafro merupakan seorang anak muda yang bertugas melipat dan merapikan parasut para atlet.

Setiap hari melihat atlet paralayang, melipat parasut, diam-diam Jafro memendam mimpi untuk menjadi pilot paralayang.

Kesempatan itu datang ketika ia akhirnya ikut berlatih di sekolah paralayang, lalu menjadi atlet.

Hari ini, Jafro Megawanto bahkan meraih lebih dari sekadar mimpi menjadi atlet paralayang. Di venue paralayan di kawasan Gunung Mas Puncak tadi, Jafro meraih medali emas Asian Games 2018 dalam nomor ketepatan mendarat perorangan.

Selamat Jafro Megawanto untuk emas ke-7 bagi Indonesia."

Di Asian games 2018 itu, Jafro berpeluang untuk menambah koleksi emas. Dia akan turun pada nomor cross country beregu putra pada Sabtu (25/8).


Simak Juga 'Deretan Gaya Kekinian Jokowi Selama Nonton Asian Games':

[Gambas:Video 20detik]

(fem/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed