DetikSport
Senin 27 Agustus 2018, 19:40 WIB

Merasa Dicurangi, Pesilat Malaysia Ngamuk

Randy Prasatya - detikSport
Merasa Dicurangi, Pesilat Malaysia Ngamuk Foto: Randy Prasatya/detikcom
Jakarta - Pesilat putra asal Malaysia, Mohd Al Jufferi Jamari, ngamuk setelah merasa dicurangi saat kalah dari Komang Harik Adi Putra.

Jamari turun di nomor tarung putra kelas 65kg-70kg cabor pencak silat ajang Asian Games 2018. Dalam pertarungan di Padepokan Pencak Silat, Senin (27/8/2018), Jamari kalah dari Komang.

Ofisial pertandingan menyatakan Jamari kalah teknik dari Komang setelah mundur saat pertarungan ronde ketiga menyisakan dua detik. Mundurnya Jamari tak lepas dari kekecewaannya yang merasa juror berat sebelah dalam memberi penilaian.

Selepas pertandingan, Jamari tak kuasa menahan emosinya. Dia pun memukul bilik pemanasan atlet sampai bolong.

Pewarta yang sedang berada di area mix zone seketika berbondong-bondong menghampiri tempat kejadian. Jamari tampak melarang pewarta untuk mengambil gambar dirinya yang sedang emosi.




Sebelum meluapkan emosinya itu, Jamari sempat berbicara di mix zone dan menyebut bahwa juror kedua dan ketiga seperti tak suka padanya.

"Saya sudah sering dinilai oleh juror dua dan tiga. Saya tidak tahu kenapa, mereka seperti tidak suka dengan saya," kata Jamari di Mix Zone.

Sementara itu, perwakilan Komite Olahraga Malaysia, Zulkarnain Megat, membiarkan masalah ini dinilai oleh masyarakat.

"Nomor tanding sebetulnya tidak perlu lagi diragukan karena poinnya sudah langsung ditampilkan tiap saat. Biar masyarakat yang menilain," kata Zulkarnain.

"Saya yang meminta Jamari mundur, sebab sudah tak ada guna lagi untuk terus bertanding. Saya bakal lihat masalah ini secara serius," tambahnya.






Tonton juga 'Kalah dari Indonesia, Pesilat Malaysia Ngamuk dan Rusak Fasilitas':

[Gambas:Video 20detik]


Merasa Dicurangi, Pesilat Malaysia Ngamuk

(ran/cas)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed