Keinginan menyapu bersih kemenangan dicanangkan bukan tanpa alasan. Upaya menghindari Uni Emirat Arab yang diyakini akan menjadi juara grup menjadi alasan yang sulit ditawar.
"Kita akan fight habis-habisan untuk menjadi juara grup. Ini untuk menghindari pertemuan dengan tim kuat Uni Emirat Arab di babak kedua," ungkap pelatih I Bagus Mahayasa dalam konferensi pers usai pertandingan di Pantai Mertasari, Senin (20/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemain kita modalnya semangat aja, gak ada janji bonus-bonusan. Untuk pertandingan dengan Uzbekistan akan diperintahkan untuk memberikan presure. Jangan sampai mereka memiliki ruang tembak. Kita juga diuntungkan deangan panas.
Sementara itu kubu Qatar mengeluhkan jadwal pertandingan yang mereka rasa sangat merugikan. Saleh Al Kuwari cs harus menjalani dua pertandingan dalam waktu 24 jam.
"Jadwal menguntungkan Indonesia. Pemain kami kelelahan karena harus bermain dua kali dalam 24 jam. Sebelumnya kami diberi tahu hanya boleh membawa 10 orang, tapi ternyata bisa 12 pemain," ungkap pelatih Al Noobi Adel.
"Ini penampilan pertama tim sepakbola pantai Qatar di di kejuaraan seperti ini di level Asia. Ini bisa jadi awal yang baik, pungkas dia.
(din/arp)











































