Dalam laga final yang dilangsungkan Waduk Suwung, Selasa (21/10/2008), tim dayung putri menyentuh garis finis di posisi terdepan dengan catatan waktu satu menit 5,8 detik.
Memimpin balapan sejak garis start, tim Indonesia meninggalkan Cina di posisi kedua dengan selisih 4,92 detik. Cina yang memberi perlawanan ketat di nomor 500 meter mencatat waktu satu menit 9,89 detik. Sementara medali perunggu didapat Thailand dengan waktu satu menit 16,72 detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya keberhasilan ini tak diikuti tim putra yang cuma mendapat medali perak. Bertanding sebelum tim putri, pedayung perahu naga putra mencatat waktu 51, 74 detik.
Tim perahu naga putra ini hanya kalah tipis dari tim Myanmar yang meraih medali emas setelah finis dengan catatan waktu 50,97 detik. Duduk di posisi ketiga adalah Filipina dengan waktu 53,79 detik.
"Untuk setiap nomor diperlukan kemampuan yang berbeda. Di nomor jarak pendek kita perlu pedayung yang memiliki strengt, power dan speed, sementara di nomor jarak jauh yang dibutuhkan adalah endurance. Tim putri memiliki ini, tapi tim putra belum," ungkap ketua umum Persatuan Olahraga Dayung seluruh Indonesia, Ketua Umum Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto pada wartawan usai pertandingan. (din/a2s)











































