Setelah mengumumkan pensiun dari dunia balap pada tahun 2005, Armstrong memutuskan akan kembali mengayuh sepeda di tahun 2009. Tour de France pun ditargetkan sebagai penanda atlet Amerika Serikat ini kembali ke dunianya.
Namun rencana tersebut terancam batal karena permohonan keikutsertaan Armstrong untuk berlaga di kejuaraan yang telah tujuh kali dimenanginya itu belum direspons oleh pihak panitia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ditanggapinya permohonan untuk kembali berlaga di Prancis membuat Armstrong heran. Padahal ia sangat berharap mendapat undangan untuk kembali merasakan aroma balapan paling bergengsi di dunia itu.
"Apakah mungkin mereka (panitia Tour de France) tidak mengundang saya untuk mengikuti Tour? Apapun mungkin saja terjadi, namun sangat itu tidak masuk akal," sambung Armstrong penuh keheranan.
"Saya sangat ingin berada di Paris, namun dalam suasana yang tenag," sambung pembalap berjulukan "The Boss" ini.
Pada 14 Oktober yang lalu, Armstrong mengumumkan rencananya untuk comeback kepada Giro d'Italia. Jika memang di-approve oleh panitia, ia akan membawa nama tim barunya Astana.
(a2s/arp)











































