Busana Muslim di Lapangan Voli Pantai

Asian Beach Games 2008

Busana Muslim di Lapangan Voli Pantai

- Sport
Rabu, 22 Okt 2008 14:05 WIB
Busana Muslim di Lapangan Voli Pantai
Sanur - Tim voli pantai Yordania menyita perhatian saat tampil dengan pakaian tertutup lengkap dengan jilbab penutup kepala. Olahraga memang seharusnya bukan alasan untuk menghindari kewajiban agama.

Pantai Sanur pukul sekitar 12.00 WITA terasa panas menyengat. Di antara sedikit cabang olahraga yang masih mempertandingkan beberapa nomornya adalah voli pantai putri.

Ada yang menarik perhatian dari pertandingan voli pantai Asian Beach Games sejak dibuka Sabtu (18/10/2008) lalu, asalnya dari tim voli pantai putri Yordania. Tak seperti tim voli pantai lainnya yang berbikini, dua pasangan asal Yordania tampil berbusana muslim dengan celana training dan baju lengan panjang lengkap dengan jilbabnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di bawah terik sinar matahari siang, tak bisa dibayangkan panas yang dirasakan. Namun Maryam Alzawahreh dan Asma Alzawahreh, nama pasangan Yordania itu, mengaku cukup nyaman dengan pakaiannya.

"Nyaman saja. Ini dilakukan karena perintah agama kami. Olahraga bukan alasan untuk menghindari kewajiban agama," ungkap Asma.

Karena voli pantai sudah sangat identik dengan atlet seksi berbusana sangat minim, tak urung citra yang sama sering dikait-kaitkan dengan mereka. Perlakuan tak mengenakkan pun kadang kadang harus mereka terima, terlebih mereka tinggal di negara muslim.

"Banyak yang memandang dengan tatapan aneh dan sinis pada kami. Tapi kami tidak perduli, kami hanya ingin bermain voli," sambung mereka berdua yang ternyata saudara sepupu itu.

Jordania mengirim dua ganda putri ke Asian Beach Games 2008 ini. Satu pasangan lainnya adalah Nansi Abusalem dan Haya Abusalem.
(din/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads