Medali tersebut direbut peselancar Indonesia pada babak final cabang selancar kelas Aerial Putra di venue pantai Kuta, jalan Pantai Kuta, Bali, Rabu (22/10/2008).
Pada babak final ini, peselancar Dede Suaryana terus mendominasi perolehan angka tertinggi dari lawan_lawannya. Ia mampu meraih angka 9,00 dan 8,75 atau total 17,75 angka hanya dalam beberapa menit sejak pertandingan di mulai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan peselancar Made Adi Putra dan Shuhei Kato tidak mendapatkan angka sama sekali hingga akhir pertandingan. Cabang selancar ini diikuti oleh delapan atlet. "Bahagia sekali karena bisa mendapat emas di ABG I. Ini berkat latihan keras saya," katanya.
Suaryana menilai lawannya Kurogi kurang percaya diri pada babak final padahal selalu mendapatkan ombak bagus. "Untuk ombak ke kiri bagus bagi dia, sedangkan saya bagus di ombak kanan," katanya.
Peselancar kelahiran Jawa Barat ini memiliki prestasi membanggakan di dunia selancar. Ia telah mengikuti berbagai kejuaraan, seperti di Amerika, Florida, dan Australia.
"Prestasi membanggakan saya adalah bisa mengalahkan juara dunia delapan kali, Kelly Slater,a pada kejuaraan TODD Chesser memoriam di Hawai tahun 2003," ujarnya. (gds/a2s)
