Seperti diberitakan sebelumnya, tiket untuk menyaksikan Asian Beach Games edisi pertama sesungguhnya tergolong sangat murah. Dengan uang Rp 20.000 Anda bisa menyaksikan seluruh pertandingan di keempat venue, sementara dengan uang Rp 50.000 seluruh pertandingan selama sembilan hari bisa dinikmati, kecuali laga final dan semifinal.
Namun mulai dua hari lalu mereka yang ingin menyaksikan seluruh pertandingan yang digelar tak harus mengeluarkan uang sepeserpun. Ini karena pihak panitia memutuskan untuk memberikan tiket secara cuma-cuma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Publik memang tak harus mengeluarkan uang untuk menyaksikan pertandingan-pertandingan di ABG, namun mereka tetap harus memiliki tiket untuk bisa masuk venue. Tiket ini bisa didapat pada ticket box biasa.
"Tiket itu punya dua fungsi, yang pertama fungsi security dan yang kedua sebagai manajemen crowd. Tiket dibutuhkan untuk mekanisme penonton, jadi venue pertandingan tak sekedar terisi tapi juga penonton yang datang merasa nyaman."
"Pengerahan masa bukan solusi, masyarakat yang datang harus bisa menikmati. Kalau banyak sepi itu karena penonton kepanasan, kalau digratisin saja belum tentu mereka mau," lanjut Sony kemudian.
Tak semua cabang olahraga bisa disaksikan dengan cuma-cuma hingga ABG berakhir Minggu (26/10/2008) mendatang. Karena punya peminat besar, publik yang tertarik menyaksikan semifinal dan final sepakbola pantai serta voli pantai tetap diharuskan membeli tiket.
Saat disinggung soal prestise ABG yang bisa jadi menurun karena tiket pertandingan diberikan dengan cuma-cuma, Sony membantahnya. Dia menyebut kalau tiket dan penjualannya bukan barometer prestise ABG edisi pertama ini.
"Penjualan tiket sama sekali bukan untuk revenue (pemasukan), ini tidak seperti konser musik. Prestise-nya adalah menyebarkan Bali dan ABG ke seluruh dunia, event ini disiarkan oleh banyak stasiun televisi dunia," pungkas Sony. (din/a2s)











































