Para jago-jago biliar Asia siap berebut predikat terbaik dalam final kompetisi biliar se-Asia, di Mal Taman Anggrek sedari 24 Oktober sampai 25 Oktober 2008.
Sepuluh pemain terbaik Asia lolos ke Grand Final, dengan tambahan satu jatah wild card yang diberikan buat pebiliar kebanggaan Indonesia, Ricky Yang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertarungan berebut supremasi nomor satu di Asia tersebut dijamin berlangsung ketat mengingat tangguhnya para pebiliar yang berlaga. Di antaranya ada Wu Chia-Ching, pebiliar Taiwan berjuluk "Little Genius", yang mampu memenangi WPA World Nine-ball Championship 2005 pada usia 17 tahun 5 bulan.
Salah satu pebiliar tangguh lain yang akan hadir dalam kompetisi biliar se-Asia tersebut adalah Dennis Orcollo asal Filipina. Pebiliar berjuluk "Robocop" itu adalah pemain nomor satu dalam ranking WPA saat ini.
Tuan rumah Indonesia juga punya wakil tak kalah hebat dalam diri Ricky Yang yang punya julukan "Piranha". Pria berusia 36 tahun itu adalah pebiliar nomor satu Indonesia saat ini.
Gelaran Grand Final Guinness 9 Ball Tour 2008 yang sedianya bakal disiarkan oleh stasiun televisi Star Sports itu akan memberikan total hadiah uang sebesar 72 ribu dolar AS dalam Grand Final, dengan sang pemenang membawa setengahnya atau 36 ribu dolar AS.
Sebelum menyambangi Jakarta, Guinness 9 Ball Tour tahun ini sudah berhenti di enam kota, yakni Chinese-Taipei, Penang, Genting Highlands, Singapore, dan Guangzhou. (krs/roz)











































