Emas pertama Indonesia datang dari nomor tim ketepatan mendarat putri. Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Timbis, JumatΒ (24/10/2008) tim Indonesia mengumpulkan poin 1791.
Medali perak nomor ini menjadi milik tim Thailand yang meraih poin 4347. Sementara Korea mendapat perunggu dengan poin diraih 5122.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seakan tak mau ketinggalan dengan nomor lainnya, Indonesia malah mampu menyapu bersih medali di nomor ketepatan mendarat perorangan putri. Juga mengalami pembatalan untuk enam sesi terakhir, penghitungan hingga task lima memunculkan Dyan Apriyani sebagai peraih medali emas.
Dyan mengumpulkan poin 300 untuk mengungguli kompatriotnya Dian Rosnalita dengan total skor 328. Sementara medali perunggu diperoleh atlet senior Sirin Milawati setelah hingga task kelima meraih poin total 463.
Adalah Korea Selatan yang menggagalkan Indonesia menjadi kampiun di nomor tim putra. Tim Negeri Ginseng merebut emas dengan total poin 288.
Tim Indonesia cuma meraih perak dalam nomor ini setelah meraih poin 364 , sementara perunggu menjadi milik Cina yang meraih poin total 1253.
"Ini jauh melebihi target. Kita sebelumnya memang tak ditargetkan secaraΒ spesifik untuk meraih emas dari nomor tertentu, tapi dari putra kita tahu bisa diandalkan," ungkap manajer tim paragliding Indonesia, Gendon Subandono saat dihubungi detiksport.
(din/arp)











































