Demikian hasil voli pantai pada babak perebutan medali perunggu di pantai Sanur, Denpasar, Minggu (26/10/2008). Pada babak pertama, Santoso-Suratna berhasil mengimbangi perlawanan Sidorenko-Yakovlev. Kedua pasangan ini saling berbagi angka. Namun mereka terlalu bermain hati-hati sehingga kalah tipis dengan skor 21-23.
Memasuki babak kedua, permainan lebih ketat dipertunjukkan kedua pasangan ini. Dengan penuh kesabaran, pasangan Indonesia berhasil mencuri poin dengan kemenangan 21-17, sehingga skor berubah menjadi 1-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Santoso mengatakan berpeluang meraih medali perunggu jika berhasil menerapkan strategi dengan baik. "Kuncinya ada di babak pertama. Pada babak ini, kita bermain terlalu hati-hati sehingga tenaga menurun. Di babak ketiga, kita sudah berusaha maksimal," kata Santoso.
Meskipun gagal mempersembahkan medali perunggu, Santoso-Suratna mengaku puas dengan prestasi mereka di ABG 2008 yang pertama ini. Raihan prestasinya sudah memenuhi target yang dibebankan, yaitu mencapai empat besar. "Kita ditugasin sampai empat besar," ujar Santoso.
Harapan medali emas kini ada di pundak tim voli pantai Indonesia 1, yaitu Koko Prasetyo darkuncoro-Andy Ardiyansah. Pasangan ini juga menghadapi lawan tangguh dari Kazakstan, Alexey Kulinich-Alexandr Dyachenko di babak final.
(gds/roz)











































