JK: Penantian Indonesia Berakhir

Asian Beach Games 2008

JK: Penantian Indonesia Berakhir

- Sport
Minggu, 26 Okt 2008 23:35 WIB
Kuta - Cukup lama sudah Indonesia tak menjadi kampiun di kejuaraan multi event. Namun penantian panjang tersebut berakhir setelah meraih sukses dengan menjuarai Asian Beach Games.

Bahkan untuk level Asia Tenggara, di ajang SEA Games, Indonesia sudah cukup lama puasa gelar juara umum. Pada gelaran terakhir di Thailand pasukan "Merah Putih" malah cuma duduk di posisi empat klasemen akhir.

Kali terakhir Indonesia jadi raja Asia Tenggara adalah di SEA Games 1997 saat Jakarta menjadi tuan rumah. Kondisi serupa terjadi di Asian Games di mana prestasi Indonesia cenderung jalan di tempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun penantian tersebut kini terhapuskan menyusul keberhasilan menjadi juara umum Asian Beach Games edisi pertama. Bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia tampil mengejutkan dengan total mengumpulkan 23 emas, delapan perak dan 20 perunggu. Sebuah sukses besar mengingat di awal kompetisi tak ada yang berani memprediksikan Indonesia bisa berprestasi tinggi apalagi kemudian memimpin perolehan medali di akhir event.

"Selamat buat kontingen Indonesia. Sudah lama Indonesia tak menjadi juara di event olahraga," ungkap Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sambutannya dalam upacara penutupan ABG yang dilangsungkan di Kawasan Garuda Wisnu Kencana, Minggu (26/10/2008). "ABG ini telah memberikan kebanggaan buat Indonesia."

Berbeda dengan upacara pembukaan yang dipadati pengunjung dan tamu undangan, acara penutupan sepertinya kurang memiliki daya pikat. Ratusan kursi terlihat kosong tak berpenghuni. Sementara di kursi VVIP, selain JK dan Ibu Mufidah Kalla terlihat juga Aburizal Bakrie, Menneg pora, Adhyaksa Dault dan Ketua Umum KONI Rita Subowo

Meski begitu secara keseluruhan acara penutupan berlangsung tak kalah meriah dengan selebrasi pembukaan. Penampilan beberapa artis nasional seperti Andy /Rif, Titiek Puspa dan Shanti plus atraksi kebudayaan menjadi menu utama closing ceremony.

Acara penutupan mencapai puncak dengan diturunkannya bendera OCA (Olympic Council of Asia) dan padamnya api kaldron.

Sama seperti pembukaan, seremoni penutupan diakhiri dengan pesta kembang api. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads