Prestasi Phelps di Olimpiade Beijing 2008 memang sungguh spektakuler. Perenang berjuluk "Peluru dari Baltimore" ini meraih delapan emas dan mencatat tujuh rekor dunia. Raihan delapan emas membuat Phelps sukses memecahkan rekor milik perenang Mark Spitz yang dicetak pada tahun 1972.
Bukan itu saja, Phelps kini menjadi perenang tersukses di sepanjang sejarah Olimpiade dengan total meraih 16 medali, di mana 14 di antaranya adalah medali emas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak akan pernah lagi turun di delapan nomor di kompetisi renang lagi," tutur Phelps seperti dikutip dari Telegraph. "Hampir bisa saya pastikan, Olimpiade 2008 adalah terakhir kali saya melakukan itu."
Ada apa, Phelps? Rupanya ia ingin sedikit bersantai. Di luar rutinitas berlatih dan berlomba, Phelps ingin mencoba sesuatu yang menyenangkan. Salah satunya adalah dengan menjadi penonton saja.
"Ketika kamu berlaga di banyak nomor, yang kamu lakukan adalah berenang, makan tidur, berenang, makan, begitu terus. Kegiatan saya adalah pemanasan, pendinginan, berlatih di kolam, kemudian makan di kampung atlet, lalu tidur," tuturnya.
"Jadi, saya ingin mencari sesuatu dan sesuatu yang saya cari itu haruslah menyenangkan. Saya pikir saya ingin mencoba membantu tim dengan cara lain. Mungkin dengan menjadi penonton dan menyemangati mereka," kata pria kelahiran 30 Juni 1985 ini.
"Anda perlu ketahui, saya belum pernah jadi penonton sejak...kira-kira tahun 2001 di mana saya pertama kali turun di kejuaraan dunia. Jadi, dengan menjadi penonton saya bisa memberikan kontribusi lebih bagi tim," tutup penyandang gelar atlit terbaik 2008 versi Komite Olimpiade AS ini.
(arp/a2s)











































