Rodriguez yang populer dijuluki A-Rod, dalam sebuah wawancara dengan ESPN mengakui bahwa ia mengonsumsi zat terlarang itu ketika memperkuat Texas Rangers pada tahun 2001-2003.
"Saya memakai substansi terlarang. Untuk itu, saya minta maaf dan sangat-sangat menyesal. Maaf saya untuk para fans, maaf saya untuk para fans di Texas," sesal A-Rod seperti dilansir Sports Ticker.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir itu adalah berita yang memberikan tekanan, sebagai puncak dari banyak tekanan untuk MLB. Jika Anda seorang fan MLB, maka itu mengotori semuanya dalam derajat tertentu. Itu adalah sebuah kesialan karena saya pikir masih ada banyak pemain yang jujur."
Kabar yang diungkap A-Rod datang hanya dua hari setelah majalah Sports Illustrated melaporkan bahwa dia terbukti positif memakai anabolic steroid pada 2003. Laporan itu menyebut nama atlet berusia 33 tahun itu ada di antara 104 pemain yang positif doping dalam survey yang digelar MLB.
Obama lebih lanjut mengkhawatirkan efek perkembangan ini di mata fans anak.
"Yang saya senang, MLB akhirnya menangani ini dengan serius dan menyadari betapa besar masalahnya. Saya berharap anak-anak kita melihat dan bilang, 'Tahu tidak, tak ada jalan pintas. Ketika kamu ambil jalan pintas, kamu bisa menodai seluruh karirmu. Tak berharga mengorbankan integritas,'," kata Obama.
"Itulah pesannya dan saya berharap itu bisa dikomunikasikan," tutupnya.
Rodriguez saat ini adalah pemain New York Yankees. Pemain keturunan Dominika itu merupakan pemain dengan bayaran termahal di MLB dengan kontrak 275 juta dolar AS (Rp 3,26 triliun) untuk kontrak selama 10 tahun terhitung mulai Desember 2007.
(arp/din)











































