Empat Kota Bersaing

Olimpiade 2016

Empat Kota Bersaing

- Sport
Jumat, 13 Feb 2009 05:03 WIB
Empat Kota Bersaing
Lausanne - Empat kota telah memasukkan pengajuan resmi kepada Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2016. Keempatnya menawarkan keunggulan masing-masing.

Chicago dan Tokyo menjadi dua kota terakhir yang memasukkan dokumen bidding kepada IOC di Lausanne, Swiss, hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu Kamis (12/2/2009) tengah malam waktu setempat terlewati.

Dua kota tersebut melengkapi daftar kandidat menjadi empat kota setelah pada hari Rabu (11/2) dua kota lainnya, Madrid dan Rio de Janeiro juga telah memasukkan dokumen bidding.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilansir AP, dokumen bidding dari empat kota tersebut berisi sekitar 400-500 halaman yang berisi jawaban-jawaban detail untuk pertanyaan-pertanyaan IOC mengenai banyak hal terkait pencalonan tersebut, seperti anggaran, venue, jaminan pemerintah, akomodasi hotel, keamanan dan transportasi.

Chicago pada pencalonan kali ini didukung penuh oleh Presiden AS Barack Obama yang memang berasal dari sana. 'Kota Angin' berupaya untuk membawa Olimpiade ke 'Negeri Paman Sam' lagi setelah terakhir digelar di Atlanta tahun 1996.

Untuk pencalonan ini Chicago menyiapkan anggaran 4,7 miliar dolar (Rp 55 triliun). Keunggulan Chicago adalah sudah siapnya infrastruktur dan sejumlah venue yang telah berdiri dan dimodernisasi.

Tak jauh berbeda, Tokyo menganggarkan uang 4 miliar dolar AS (Rp 47 triliun) untuk pembangunan venue-venue. Ibukota Jepang itu terakhir menggelar Olimpiade pada 1964 dan berupaya meyakinkan bahwa pemilihan kotanya akan tepat untuk mengatasi krisis ekonomi dunia.

Madrid mengklaim bahwa kota mereka dalah pilihan paling aman karena 77 persen venue yang diperlukan sudah ada atau telah dibangun. Madrid berupaya membawa kembali Olimpiade ke Spanyol setelah Barcelona tahun 1992. Ibukota Spanyol itu menyediakan anggaran 317 juta dolar AS (Rp 3,7 triliun).

Sedangkan Rio de Janeiro berupaya untuk menjadi kota tuan rumah Olimpiade pertama di Amerika Latin. Tawaran yang diberikan adalah bahwa Brasil tidak terimbas krisis global separah negara lain.

Presiden Brasil Lula da Silva meyakinkan bahwa rencana pembangunan sarana infrastruktur akan terus berjalan, termasuk di antaranya adalah proyek transportasi demi menyukseskan pergelaran Piala Dunia 2014.

IOC kemudian akan membentuk sebuah komite evaluasi untuk mempelajari proposal para calon dan melakukan kunjungan ke kota bersangkutan. Kota yang berhak menggelar Olimpiade 2016 akan diumumkan pada 2 Oktober di Kopenhagen, Denmark.

(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads