Powell pernah menyandang gelar manusia tercepat ketika memecahkan rekor dunia 100 m dengan catatan 9,77 detik pada Juni 2005 dan menajamkannya dengan 9,74 detik pada September 2007.
Gelar manusia tercepat itu lepas ketika rekor itu dipatahkan oleh Usain Bolt di Olimpiade Beijing 2008 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nomor 400 meter bukanlah favorit atau nomor terbaik saya, dan saya juga tidak terlalu menyukainya. Itu tidak berarti saya akan berganti nomor, itu hanya akan membantu saya lebih kuat," kata Powell dikutip Reuters.
Menurut pengakuan Powell, bertanding di trek yang lebih panjang akan membantunya untuk berlari di bawah 10 detik di 100 m dalam kejuaraan atletik di Melbourne, 5 April mendatang.
Sebelumnya, tak ada seorang pun yang bisa menembus waktu di bawah 10 detik di Melbourne. Ketika menjuarai Commonwealth Games 2006 di Melbourne Cricket Ground, catatan pelari Jamaika itu adalah 10,03 detik.
Program berlari di 400 m dirancang oleh Powell dan pelatihnya, Steve Francis. Keduanya menargetkan Powell bisa menyaingi Bolt di Kejuaraan Dunia Atletik 2009 di Berlin, medio Agustus.
"Tahun ini, saya ingin melenting kembali. Lebih mudah berada di posisi kedua. Ini membuatmu termotivasi untuk bekerja dan saya bekerja keras untuk mengembalikan diri saya ke puncak," tutup Powell.
(arp/a2s)











































