Armstrong Kembali ke Eropa

Armstrong Kembali ke Eropa

- Sport
Selasa, 17 Mar 2009 09:05 WIB
Armstrong Kembali ke Eropa
Jakarta - Setelah menandai comeback-nya dengan berlomba di Australia, Lance Armstrong akan kembali mengayuh sepeda balapnya di tanah Eropa untuk kali pertama sejak memenangi Tour de France ketujuhnya di tahun 2005.

Seperti dikutip dari BBC, atlet papan atas Amerika Serikat itu akan tampil dalam seri klasik pertama di musim ini di Milan-St Remo, yang akan digelar satu hari di akhir pekan ini.

Armstrong belum pernah naik podium di event di Italia tersebut, tapi ia selalu menyelesaikan lomba berjarak 294 kilometer itu, yang merupakan balapan satu hari terjauh di dunia balap sepeda itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Milan-St Remo, pria berusia 37 tahun itu juga akan mengikuti Tour of Castilla y Leon di Spanyol minggu depan, tetap bersama timnya, Astana.

Armstrong pada September lalu menyatakan comeback setelah pensiun di tahun 2005. Ia mengatakan, motivasinya kembali ke jalanan adalah untuk mengampanyekan kesadaran orang pada bahaya kanker -- Armstrong pernah bertarung melawan kanker testikular -- , dan mengincar Tour de France untuk kali kedelapan.

Balapan comeback resmi pertama Armstrong adalah Tour Down Under di Australia pada Januari lalu. Di event tersebut ia finish di urutan ke-29.

Bulan lalu ia memunculkan kisah yang menarik. Saat mengikuti Tour of California, sepeda berjenis Trek Livestrong 1274-nya dicuri orang dari truk timnya, Astana, seusai Stage 1. Empat hari kemudian sepeda yang harganya sekitar 10 ribu dolar AS itu ditemukan dan dikembalikan oleh seorang warga ke kantor polisi di Sacramento. Orang itu tidak dijadikan tersangka ataupun ditahan.

Sebagai seorang pahlawan dari dunia olahraga, dan publik AS begitu mengagumi sosoknya, peristiwa hilangnya sepeda Armstrong amat menggemparkan. Seorang petugas Humas yang bekerja untuk gubernur California, Arnold Schwarzenegger, sampai mempelopori gerakan "1 juta wargaΒ  mencari sepeda Armstong yang dicuri" lewat wadah Facebook. Lebih dari 900 orang terdaftar dalam kampanye online tersebut.

(a2s/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads