Video tersebut menayangkan sejumlah peristiwa skandal seks yang terjadi dalam lima tahun terakhir, termasuk yang menimpa klub Bulldog di tahun 2003 dan 2004 serta Newcastle di tahun 2005.
Yang paling menggemparkan adalah peristiwa yang terjadi di Selandia Baru tahun 2002 dengan pengakuan seorang wanita yang dipaksa melayani hasrat seksual para pemain rugbi tim Cronulla. Wanita itu menambahkan, dirinya digilir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun para pemain Cronulla bebas dari tuduhan, karena polisi yang memeriksa kasus tersebut menyimpulkan bahwa tidak terjadi pemaksaan dan dilakukan suka sama suka.
Situasi ini mengundang kecaman. Kelompok pembela wanita di Australia mengancam melarang putra-putri mereka untuk menyaksikan rugbi. Sementara itu sekolah-sekolah Katholik di negara itu mempertimbangkan untuk mencoret rugbi dari program olahraga mereka.
Pihak liga nasional rugbi Australia, NRL, meminta maaf dan mengutuk kejadian tersebut. "Kekerasan terhadap wanita dan pelecehan seksual adalah sesuatu yang menjijikkan," tukas chief executife NRL David Gallop.
Gallop memerintahkan tim-tim peserta NRL untuk bisa menjaga kelakuan para pemainnya. Para pemain pun diharuskan untuk menjaga sikap. "Bila mereka tidak mengindahkan perintah ini, maka tidak usah bermain di NRL. Lebih baik mereka mulai memikirkan untuk mencari pekerjaan baru," seru Gallop.
Maret silam, skandal seks juga terungkap di dunia NRL. Baik sang pemain yang menjadi pelaku, serta klub tempat sang pemain bernaung, dikenai hukuman denda.
Β
Β
Β
Β Foto: Salah satu pertandingan rugbi NRL Australia. Foto diambil pada bulan Juni 2008 (AFP)
(din/key)











































