detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 29 Jul 2009 22:09 WIB

Kejuaraan Dunia Catur Zona 3.3 Asia 2009

Irene & Susanto Perbaiki Posisi

- detikSport
Ho Chi Minh - GMW Irene Kharisma Sukandar (rating 2311) dan GM Susanto Megaranto (2534) memperbaiki posisi pada Kejuaraan Dunia Catur Zona 3.3 Asia di Ho Chi Minh City, Vietnam, setelah kedua pecatur andalan Indonesia itu memenangi babak terakhir, Rabu (29/7/2009). Irene bertengger di peringkat empat sedangkan Susanto di peringkat lima.

Baik Irene maupun Susanto sebelumnya sudah dipastikan gagal meraih tiket ke kejuaraan dunia catur. Hal ini dikarenakan mereka tak berhasil memetik kemenangan pada hari Selasa (28/7/2009).

"Kalau saja kemarin saya main sebaik ini," gumam Irene.

Melawan GMW Hoang Thi Bao Tram (2274), Irene memang bermain baik sekali. Sejak tahap pembukaan hingga kemenangan diraih pada langkah ke-50 pertahanan Caro-Kann, Irene terus menguasai keadaan sepenuhnya.

Sementara unggulan pertama GMW Batkhuyag Monguntuul (2420) dari Mongolia tak terbendung keluar sebagai juara dan merebut tiket ke kejuaraan dunia catur wanita 2010 setelah menggulung pecatur tuan rumah yang sehari sebelumnya mengalahkan Irene, GMW Le Thanh Tu (2310). Batkhuyag menjadi juara dengan 7,5 angka, disusul MFW Nguyen Thi Mai Hung 7 dan MFW Pham Bich Ngoc 6,5 angka. Irene di posisi berikutnya dengan 6 angka.

Main Lepas, Susanto Naik ke Peringkat Lima

Di kelompok putra, Susanto yang sudah tidak ada beban juga tampil lepas. Ketika lawannya MI Huynh Minh Huy (2500) meminta remis pada langkah kesepuluh, Susanto menolak dan partai itu pun berjalan keras dengan kedua pemain saling serang pada sayap yang berlawanan.

Pada akhirnya Huy menyerah pada langkah ke-22 Serangan Trompowsky karena ada ancaman mat dalam dua langkah yang tidak mungkin ditangkis lagi.

"Kalau remis sama-sama nggak dapat apa-apa jadi mending kalah menang," tutur Susanto.

Dengan kemenangan tersebut ranking Susanto memang naik ke peringkat lima dan memperoleh hadiah uang tunai 500 dolar AS (Rp 4,9 juta). Irene yang di peringkat empat juga memperoleh 300 dolar AS (Rp 2,9 juta).

Sang juara kelompok putra ini dikuasai pecatur Filipina GM Laylo Darwin (2494) dengan angka dahsyat: 8 poin. Walau cuma unggulan sepuluh, Laylo tampil stabil dan hanya dua kali remis, dengan sisanya tujuh kali menang. Pada babak terakhir ia mengalahkan GM Zhang Zhong (SIN 2613).

Tiket kedua ke Piala Dunia Catur Khanty Mansyisk, Rusia, akhir tahun 2009 ini akhirnya direbut unggulan pertama GM Wesley So (2645) asal Filipina yang mengemas 6,5 angka setelah bermain remis lawan GM Nguyen Ngoc Truong Son (VIE 2592). Ranking tiga dan empat diduduki Truong Son dan GM Mark Paragua (PHI 2487) dengan jumlah poin 6 angka sama seperti yang diraih Susanto.

Dari tiga pecatur Indonesia lainnya, Chelsie Monica Sihite mendapat 4 angka, MFW Dewi AA Citra 3,5 angka dan MFW Medina Warda Aulia 3 angka. Tim Indonesia langsung pulang ke "Tanah Air" Kamis (30/7/2009), sebagaimana dilaporkan oleh Humas PB Percasi Kristianus Liem dari Ho Chi Minh, dalam rilisnya kepada detiksport.




(krs/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed