Indonesia mengikuti lima cabang di AMAG 2009 yaitu judo, pencak silat, wushu, taekwondo, wushu. Dalam kejuaraan yang dihelat di Bangkok, Thailand itu, pasukan 'Merah Putih' finis di urutan ketujuh dari 45 negara dengan lima emas, enam perak serta lima perunggu. Thailand sendiri tampil sebagai juara umum dengan 21 emas, 17 perak dan 16 perunggu.
Ketua Umum KONI Rita Subowo yang gembira dengan hasil itu pun menjanjikan bonus bagiΒ atlet yangΒ meraih medali di ajang tersebut. Baginya, peringkat ketujuh adalah suatu prestasi ciamik mengingat persiapan mereka yang minim serta tanpa dukungan dana dari pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya bonus dari KONI, para atlet itu jugaΒ Β mendapat bonus dari Ketua Kontingen Indonesia yang juga Gubernur Kaltim, Awang Farouk.Β Bonus tersebut sudah diberikan, yakni 1500 dolar AS untuk peraih medaliΒ emas, 1000 dolar AS untuk peraih medali perak dan 500 dolar AS untuk peraih medali perunggu.
"Penghargaan yangΒ diberikan kepadaΒ atlet peraih medali di Martial Art tidakΒ berlebihan. Apalagi even tersebut selevel dengan tingkat Asia. Dengan harapan para atlet bisa meningkatkan prestasinya untuk mengulang sukses saatΒ di SEA Games XXV Laos nanti," tukas Rita.
Para atlet peraih medali emas di AMAG,Β empat di antaranya berasal dari pencak silat yakniΒ Nyoman Supaniti, I Komang Wahyu,Β Lutfan Budi Santoso, serta Pujo Janoko. Sedangkan dua atlet peraih perak disabetΒ Pengky Simbar dan Puspa Endah Fitriani.
Sedangkan dari cabang judo,Β Kresna Bayu menyumbangkan medali emas pertama bagi Indonesia. Bayu yang turun di kelas 100 kilogram, menumbangkan pejudo asal India, Kumar dengan golden-score atau sudden death setelah kedua atlet mendapat nilai sama.
Total sumbangan medali per cabang :
1. Judo : 1 emas, 1 perak
2. Pencak Silat : 4 emas, 2 perak
3. Taekwondo : 1 perak, 3 perunggu
4. Wushu : 1 perak, 2 perunggu
5. Karate : 1 perak
(mrp/arp)











































