Menunggangi Ombak Pantai Canggu

Indonesia Surfing Championship

Menunggangi Ombak Pantai Canggu

- Sport
Rabu, 26 Agu 2009 10:26 WIB
 Menunggangi Ombak Pantai Canggu
Canggu, Bali - Akhir pekan lalu Pantai Canggu di Bali menjadi tempat adu kelihaian dan keterampilan para atlet surfing dalam berkompetisi di ajang Coca Cola Indonesia Surfing Championship (ISC) Pro Event.

Pada kejuaraan bertajuk Oakley Pro 09 itu, Mustofa Jeksen tampil sebagai juara. Dalam pertarungannya melawan Dedi Santoso di final, pada lomba di ketinggian ombak sekitar 1,5 meter, atlet asal Kuta itu tampil agresif dalam menunjukkan kemampuannya ber-backsite attack.

Aksinya itu mendapat nilai maksimal dari dewan juri dan Mus -- panggilan Mustofa Jeksen -- unggul sembilan poin dari Dedi, yang harus puas berada di tempat kedua. Posisi tiga besar diraih Garut Widiarta dan Devis Ratif, keduanya berasal dari Kuta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sangat senang bisa memenangi kejuaraa ini. Saya sudah lama memimpikan kemenangan ini. Ini masih seperti mimpi buat saya, dan saya masih belum percaya," ujar sang pemenang.

Dalam usianya yang baru 20 tahun, Mus dinilai sebagai salah satu peselancar berbakat. Ia dikenal dengan teknik repertoire of radical manuver. Meski begitu ia baru pada event di Pantai Canggu ini naik podium teratas di ISC Tour.

Setelah final kelas terbuka, digelar pula aksi para surfer di divisi master (di atas 35 tahun). Saat itu ombak mulai meninggi hingga hampir 2 meter, dan itu membuat perlombaan semakin menarik untuk disaksikan. Tampil sebagai pemenang adalah Ketut Menda, peselancar legendaris legendaris dan pemilik Bali Barrel Surf Shop Kuta.

"Tujuan kita tahun ini adalah menjaga kompetisi ini tetap berlangsung, dengan memberikan tempat dan ombakΒ  yang terbaik pada para peselancar dalam bertanding. Saya rasa semua setuju. Semua peselancar bermain total dan menjadi tontotan yang sangat menarik," demikian komentar Brad Cunningham dari pihak Oakley.

Pada kategori Coca-Cola ISC Best Manuver, peraihnya adalah Raditya Rondi, yang menghasilkan skor tertinggi dari ombak tunggal dengan nilai 9.0.
(a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads