Jordan diundang oleh kapten tim AS, Fred Couples, untuk datang ke Harding Park, San Francisco, untuk menyemangati tim 'Paman Sam' yang akan menghadapi tim Sisa Dunia di tempat yang sama, 8-11 Oktober.
Jordan lalu dibawa Couples menjalani latihan tak resmi bersama para pemain AS lain seperti Hunter Mahan, Lucas Glover dan Sean O'Hair. Aktivitas itu berlangsung dalam suasana akrab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan menanyai dia perihal basket bertubi-tubi. Akan sangat hebat merasakan aura (Jordan) di sekitar kami," ujar Mahan kepada Reuters.
"Dapat berbicara dengan dia tentang kemenangan, tentang percaya diri dan perihat apa yang pernah ia lakukan saat tembakannya tidak masuk, atau hal-hal seperti itu," kata Mahan yang baru berusia 27 tahun.
"Anda lihat, semua orang besar di olahraga atau bisnis, atau di mana pun, mereka semua punya kecenderungan yang sama dan kami mencoba memungut itu dari mereka dan memakainya untuk kesuksesan kami."
Selain sebagai pebasket profesional, Jordan juga menggemari golf. Ia berteman baik dengan Tiger Woods, yang juga ada di tim AS kali ini, dan punya handicap single digit.
"Dia selalu ada di setiap Presidents Cup dan Ryder Cup yang saya ikuti," ujar Couples. "Dia sangat bergairah tentang golf. Saya yakin dia bisa memberikan sesuatu bagi tim kami."
Semasa jaya sebagai pebasket, Jordan adalah motor utama di balik kesuksesan Chicago Bulls merebut enam titel NBA. Bagi banyak orang, Jordan adalah pebasket terhebat sepanjang masa.
"Dia memenangi enam cincin juara NBA, jadi MVP tak terhitung berapa kali. Dia telah menghadapi berbagai macam rekan setim yang fenomenal dan mungkin rekan setim yang tidak bisa bermain bagi tim lain," tukas Couples.
Presidents Cup adalah pertandingan antara tim AS melawan tim Sisa Dunia kecuali yang dari Eropa. Tim Sisa Dunia di antaranya terdiri dari Greg Norman, Geoff Ogilvy, Ernie Els dan Angel Cabrera.
(arp/nar)











































