Andi Alfian Mallarangeng yang lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 14 Maret 1963, merupakan lulusan Fisipol UGM. Di sinilah ia banyak terlibat kegiatan sebagai aktivis. Tak heran apabila dirinya kerap lantang menyuarakan pendapatnya selama menjadi juru bicara Kepresidenan.
Usai menyelesaikan studi doktoratnya di Amerika Serikat, Andi kemudian mengajar di dua perguruan tinggi. Ia menjadi dosen di Universitas Hasanuddin (1988-1999) dan di Institut Ilmu Pemerintahan (1999-2002).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak Oktober 2004 ia ditunjuk sebagai Juru Bicara Kepresidenan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Alhasil ia pun berhenti sementara dari pekerjaan aslinya sebagai dosen.
Ia pun kemudian ditunjuk menjadi Mennegpora dalam Kabinet Indonesia Bersatu II menggantikan Adhyaksa Dault. Oleh Adhyaksa, Andi digambarkan sebagai orang yang selalu ingin tahu hal baru.
"Dia termasuk orang yang tidak tahu tapi mau tahu. Kita harus ajari. Karena Andi termasuk orang yang ingin tahu. Saya akan back up penuh Andi sebagai Menpora," bebernya.
Beberapa hari lalu, sebelum resmi ditunjuk menjadi Mennegpora Andi sudah menyuarakan optimismenya. Menurutnya, harus ada kesinambungan antara pemuda dan olah raga. Dengan berpilarkan generasi muda, ia yakin olahraga di Indonesia juga bisa maju.
"Ada pentingnya generasi muda sebagai pilar untuk bangkit ke masa depan sehingga presiden optimistis untuk itu. Kemajuan di Indonesia juga harus diikuti dalam bidang olah raga, baik olah raga prestasi maupun olah raga rekreasi," demikian dia.
(roz/a2s)











































