Bertajuk Night Surf Odysseys Surfschool, lomba digelar pukul 19.00 WITA hingga 21.00 WITA, diikuti 70 peselancar yang terdiri dari 65 orang laki-laki dan 15 perempuan. Beberapa peserta berasal dari luar negeri seperti dari Eropa dan Australia.
Untuk menerangi ombak di Pantai Kuta digunakan tiga buah lampu jenis sky light yang berkekuatan 4 ribu watt. Lampu ini selalu mengikuti arah para peselancar menyusuri ombak pantai Kuta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sensasinya beda, seru banget. Ambil ombaknya pakai naluri saja, karena gelap dan silau oleh lampu," kata peselancar asal Bali, Ida Ayu Eka Kencana Wati, kepada detiksport.
Kompetisi selancar yang pertama kali di malam hari ini mendapat sambutan hangat dari penonton. Ratusan penonton yang sebagian warga negara asing antusias memberikan dukungan kepada para peserta yang tengah beraksi di atas ombak. Tak jarang, para penonton harus berlari menghindari ombak yang menghempas hingga tepi pantai.
(a2s/key)











































