Berikut ini sikap dan kecenderungan beberapa sponsor utama Tiger Woods setelah skandal ini menjadi buah bibir yang menghebohkan, seperti disarikan oleh Reuters:
ACCENTURE : Setelah Woods mengakui perselingkuhannya, perusahaan level dunia di bidang konsultasi ini melakukan pemutusan kontrak mereka yang telah berjalan selama enam tahun. Woods dinilai bukan lagi menjadi figur yang tepat untuk mewakili mereka. Dengan ini, Accenture menjadi sponsor raksasa pertama yang melakukan pemutusan kontrak terhadap suami Elin Nordegren itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NIKE : Meski pamor Woods sedang anjlok menyusul aib yang dibuatnya, Nike masih terang-terangan mendukung pegolf asal AS itu. Bos Nike, Phil Knight, menyatakan Woods masih melakukan yang terbaik untuk perusahaannya dan Knight tidak setuju dengan media yang menjadikan Woods sebagai bulan-bulanan.
PEPSI CO : Pepsi yang membawahi Gatorade yang berlaku sebagai sponsor masih menyatakan sikap mendukung. Perusahaan minuman dan snack itu berkilah telah memutuskan sikap sebelum skandal seks Woods terungkap. Mereka segera akan menentukan rencana untuk tahun 2010.
AT&T : Perusahaan raksasa AS dalam bidang telekomunikasi itu mengatakan akan mengevaluasi hubungan kerjasama dengan Tiger Woods.
TAG HAUER: Sikap mengambang ditunjukkan oleh produsen jam tangan Swiss Tag Hauer. Anak perusahaan LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton ini pada hari Senin (14/12/2009) lalu mengumumkan belum membuat keputusan terhadap Woods yang telah menjalin kerja sama selama tujuh tahun.
Electronic Arts, TLC Vision Corp, Berkshire Hathaway unit NETJETS: Semuanya mendukung Woods, akan tetapi sikap itu diambil sebelum pegolf tersebut mengakui kalau dirinya berselingkuh.
PGA TOUR : Tanpa Tiger Woods, golf bakal kehilangan gregetnya. Dengan keputusan Woods yang menyatakan ingin vakum, golf dipastikan akan merugi jutaan dolar. Hal ini dapat dibuktikan saat Woods mengalami cedera lutut panjang, rating tayangan golf di televisi anjlok sekitar 50 persen. "Kami akan menanti kembalinya Tiger Woods ke PGA di saat ia memutuskan kapan waktu yang tepat untuk dia kembali," ucap Tim Finchern, Komisaris PGA Tur. (a2s/key)











































