Dalam blog yang juga "dipromosikan" oleh yang bersangkutan melalui twitter-nya, Artest membuat tulisan cukup panjang yang membesarkan hati Woods. Menurut pemain LA Lakers itu, semua orang pernah melakukan kesalahan, seperti halnya dia yang juga pernah berselingkuh seperti Woods.
Berikut ini tulisan Artest dari blog-nya tersebut:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Membaca pernyataan-pernyataan yang kamu buat, aku bisa bilang kamu pria yang tegar. Ingatlah, hanya Yesus yang sempurna. Kamu membuat kesalahan dan mengakui ketidaksetiaanmu.
Aku pernah melakukan kesalahan serupa. Sebelum menikahi istriku, aku punya satu anak dari perempuan muda yang lain, padahal aku sudah punya dua anak dari pacar yang sekarang sudah jadi istriku. Kami juga punya satu anak lagi, berarti kami punya tiga, dan saya punya empat. Dua laki-laki, dua perempuan.
Istriku adalah istri yang jauh lebih baik daripada aku sebagai seorang suami. Walaupun sudah bersama selama 16 tahun, kami masih suka berdebat dan tidak sependapat. Dan aku masih mengatasinya dengan kenyataan bahwa begitu banyak wanita di luar sana, dan aku memilih tetap loyal dengan istriku.
Aku ingin ada di rumah setiap malam. Tapi dengan seringnya bepergian, aku tak bisa begitu. Dan kadang-kadang aku mungkin ingin main ke bar atau klub malam, dan nongkrong. Sebagian besar waktu aku ingin di rumah karena ada anak-anak dan istri.
Aku tak bisa duduk di sini dan mengatakan bahwa keinginan memiliki banyak perempuan tidak pernah terlintas di benakku. Aku ini bukan Yesus.
Aku sudah mengenal istriku selama 16 tahun, sejak aku berumur 14 tahun. Dia cinta pertamaku.
Memasuki tahun 2010 kami menemui jalan naik-turun, kebanyakan akibat kesalahanku. Tapi aku sungguh-sungguh memilih bekerja keras dan bermain basket untuk mendukung dia dan anak-anakku. Alasan yang sama bahwa kamu sedang membangun keturunanmu.
Aku terganggu dengan ini karena begitu banyak orang yang senang dengan mencuatnya berita buruk ini.
Ada banyak pembaca acara sport dan wartawan biasa yang juga tidak sempurna di rumah mereka, tapi mereka ingin pula menjatuhkan kamu.
Kamu sudah melakukan banyak hal untuk orang-orang, olahraga golf, dan keluargamu, dan kamu telah memberi istrimu kehidupan yang orang-orang pun bahkan tak bisa memimpikannya.
Aku kira umurmu 36 atau 37, sampai aku baca berita hari ini. Seorang 33 tahun yang telah menjadi contoh masyarakat dengan begitu banyak sumbangsih. Ini isu publikasimu yang pertama sejak kamu memulai karir, dibandingkan dengan 50 bahkan lebih isu dan kesalahanku yang telah dipublikasikan.
Kami selalu merupakan model yang sempurna buatku dan anak-anak laki-lakiku, lebih lama daripada siapapun yang aku kenal. Dengan pengecualian beberapa legenda.
Sebagai fans kamu, aku tak sabar ingin melihatmu bermain golf lagi.
Dan kami para atlet tahu betul betapa kamu mencintai keluargamu.
One love,
Ron Artest.
(a2s/key)











































