Tekor, Andi Mallarangeng Malah Senang

SEA Games XXV

Tekor, Andi Mallarangeng Malah Senang

- Sport
Minggu, 20 Des 2009 15:10 WIB
Tekor, Andi Mallarangeng Malah Senang
Jakarta - Menegpora Andi Alfian Mallarangeng mengaku senang dengan peringkat tiga yang digapai kontingen Indonesia di SEA Games 2009. Meski harus tekor karena bonus, Andi tak masalah.

Dalam SEA Games yang berlangsung di Laos 9-18 Desember lalu, kontingen Indonesia finis di posisi tiga dengan 43 emas, 53 perak dan 74 perunggu. Pencapaian ini naik dari posisi lima di SEA Games 2007.

"Hasil ini harus disyukuri, walau pun kita layak jadi juara umum," ujar Andi saat menyambut para atlet SEA Games di Jakarta, Minggu (20/12/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski memenuhi target KON/KOI, yakni 40-48 medali emas, Andi berpesan agar para atlet tidak berpuas diri. Apalagi, ada sejumlah cabang olahraga yang pencapaiannya di bawah target.

"Masih ada catatan-catatan yang harus diambil hikmahnya. Agar di Asian Games dan SEA Games mendatang kita bisa mencapai prestasi terbaik," ungkap Andi.

"Ada beberapa cabang yang melampaui target, tapi ada pula yang pas dan bahkan di bawah target. Target para Pengurus Besar (PB) 62 emas, kita di bawah itu. Target KON/KOI 40-48 emas, memang masih masuk tetapi itu diraih di cabang yang gengsinya rendah," papar dia.

Senada dengan Ketua Umum KON/KOI Rita Subowo yang sebelumnya meminta prestasi itu ditingkatkan di Asian Games 2010 dan SEA Games 2011, Andi juga mengutarakan pesan yang sama.

"Teman-teman di PB, yang masih kurang perhatiannya, yang mungkin ada masalah di PB, tolong diselesaikan. Kita harus bekerja sama demi Merah Putih," ucap Andi berapi-api.

"Di SEA Games depan, kalau bisa lebih dari 100 medali emas. Cuma ada 2 tahun, bahkan 1,5 tahun, tidak banyak waktu. Dan atlet tidak datang dari langit, atlet harus dibina," tukas pria asal Makassar itu.

Sebagai bukti penghargaan kepada para atlet dan pelatih, Pemerintah bersama KON/KOI menganggarkan dana Rp 25-27 miliar --termasuk Rp 16,5 miliar untuk para atlet dan pelatih peraih medali--, lebih besar dari perkiraan semula yang Rp 20 miliar.

"Alokasinya Rp 20 miliar. Tekor tidak apa-apa, saya malah senang. Kalau tidak semuanya habis, saya sedih. Walau ada banyak uang, itu menyedihkan," ungkap Andi.

"Sekali lagi, terima kasih untuk para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama bangsa kali ini," tutup Menegpora.


(arp/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads