Bulannya Pacquiao, Bukan Bulutangkis Indonesia

Kaleidoskop Sport 2009 (Mei)

Bulannya Pacquiao, Bukan Bulutangkis Indonesia

- Sport
Jumat, 25 Des 2009 06:55 WIB
Bulannya Pacquiao, Bukan Bulutangkis Indonesia
Jakarta - Bulan Mei menjadi bulan milik petinju fenomenal asal Filipina, Manny Pacquiao. Sebaliknya, bulan yang sama bukan bulan dengan cerita indah untuk bulutangkis Indonesia.

Untuk Pacquiao, bulan Mei penting untuknya karena ia menghadapi pertarungan besar melawan jago asal Inggris, Ricky Hatton. Pertarungan yang disebut-sebut akan menjadi pertarungan tahun ini ternyata berakhir cepat. Memukul jatuh Hatton tiga kali, Pac-man menang knock out di ronde kedua.

Sebuah hook kiri keras yang bersarang di wajah Hatton, menjelang akhir ronde kedua selesai, mengakhiri duel dua petinju top dunia tersebut di MGM Arena, Las Vegas, Minggu (3/5/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wasit sebenarnya belum menghitung sampai sepuluh. Namun, melihat Hatton tidak bergerak dalam kondisi terlentang, setelah di ronde pertama jatuh dua kali, sang pengadil ring melambaikan tangannya, menyatakan pertandingan selesai.

Lain halnya dengan bulutangkis Indonesia. 'Merah-Putih' harus angkat koper di babak semifinal Piala Sudirman usai dikalahkan Korea Selatan. Indonesia harus kehilangan nomor ganda putra di semifinal Piala Sudirman. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan takluk dan membuat Indonesia tersingkir.

Terjun di partai keempat yang krusial, duet Hendra/Ahsan kalah nyaris segalanya dibanding lawannya. Jung Jae Sung/Lee Yong Dae yang menjadi ganda Korea Selatan masih terlalu kuat.

Di set pertama, Jung/Lee mendominasi permainan. Dengan agresif, mereka menyerang Hendra/Ahsan dengan sangat agresif. Hasilnya, duet Korsel ini menutup set pertama dengan kemenangan telak 21-9. Korea pun ke final dan berhadapan dengan China.

Sementara itu, dari ajang balap F1 muncul kabar mengejutkan di mana Ferrari mengancam mundur dari balapan jet darat. Ancaman mundur dilontarkan dua kali, pertama oleh Presiden Ferrari Luca di Montezemolo dan yang kedua pasca pertemuan Dewan Direksi di Maranello. Ferrari berniat mundur tahun 2010 karena tidak setuju dengan aturan budget cap.

Kala itu FIA menetapkan batas atas anggaran sebuah tim adalah 40 juta poundsterling (Rp 629 miliar) mulai tahun 2010. Upaya penghematan besar-besaran yang sedang dicanangkan menjadi latar belakang aturan itu.

Pembatasan itu menuai kritik pedas dari Ferrari yang menganggap kredibilitas F1 akan turun. Di Montezemolo juga berpendapat aturan itu akan sulit diimplementasikan.

Dari ajang basket NBA, aksi-aksi menawan LeBron James terbayar lunas. Maskot Cleveland Cavaliers ini terpilih sebagai pemain terbaik NBA atau Most Valuable Player untuk musim ini.

James mengoleksi 1.172 poin, mengungguliΒ  Kobe Bryant (Los Angeles Lakers) yang mendapatkan 698 poin dan Dwyane Wade (Miami Heat).

Pemilihan MVP kali ini melibatkan 121 jurnalis di Amerika Serikat dan Kanada. Setiap jurnalis memberikan nama lima pemain dengan urutan 1 hingga 5 sebagai kandidat MVP. 109 jurnalis menempatkan James di urutan pertama.

(roz/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads