Hal tersebut disampaikan Proliga, Hanny S. Surkatty dalam media briefing menjelang digelarnya seri kedua putaran pertama di Yogyakarta, Kamis (4/3/2010). Menurutnya fair play adalah aspek yang paling ditekankan dalam pergelaran Proliga di musim ini.
"Semua tim di mata kami sama. Tidak ada pembedaan satu dengan yang lain. Jadi jadwal laga di kota tertentu tidak akan berdasarkan mana yang disukai dengan penonton setempat dan mana yang tidak. Yang paling diutamakan itu di voli itu adalah fair play. " terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika musim lalu diikuti oleh enam tim di nomor putra dan putri, kini jumlahnya menyusut satu di tiap-tiap nomor.
"Sesuai dengan aturan internasional, dengan lima tim saja (di tiap nomor) kompetisi tetap bisa bergulir. Dan jumlah tim tidak berkorelasi dengan kualitas."
"Buat apa tim pesertanya banyak-banyak seperti di cabang olahraga lain tapi pemain pemainnya di timnas tidak bisa apa-apa di Sea Games. Sedangkan voli bisa berbicara banyak," tuntasnya. (fjp/a2s)











































