KONI/KOI Segera Terbitkan SK Pelatnas

KONI/KOI Segera Terbitkan SK Pelatnas

- Sport
Selasa, 23 Mar 2010 21:05 WIB
Jakarta - Indonesia akan dihadapkan pada dua ajang multievent dalam setahun ke depan ini. Maka KONI/KOI pun berencana segera akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) agar program pelatnas terpadu bisa dilaksanakan.

Dua ajang itu adalah Asian Games 2010 di Guangzhou November mendatang dan tentunya yang terpenting adalah SEA Games 2011 yang akan dihelat di Indonesia.

Sampai mendekati pertengahan tahun ini, KONI/KOI belum bisa melaksanakan pelatnas tersebut karena dihadang masalah dana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œKONI ingin menerbitkan SK ini agar pelaksanaan pelatnas bisa segera dilakukan. Paling tidak awal April nanti sudah ada. Setelah itu kita akan membahas soal biaya dan lain-lain dengan Kementrian Pemuda dan Olahrga. Nanti terserah Menpora soal pengaturannya,” kata Wakil Ketua Umum I KONI/KOI, Hendardi Soepandji, kepada wartawan di Kantor KONI/KOI, Senayan, Selasa (23/3/2010).

Ditambahkan oleh Hendardi, SK yang akan diterbitkan itu tidak akan tumpang tindih dengan Peraturan Presiden (Perpres) tentangΒ  Program Indonesia Emas yang hingga sekarang belum juga muncul.

Dalam pelatnas nanti, KONI meminta kepada seluruh pengurus cabang olahraga yang akan ikut dalam SEA Games agar mencantumkan nama pemain, pelatih dan manajernya. Untuk kuotanya setiap cabang harus menyertakan nama atlet sejumlah 200 persen dari nomor yang akan diterjunkan dalam SEA Games.

Misalnya, bila cabor itu menerjunkan 10 atlet, maka cabang itu harus mengajukan 20 atlit di mana setengahnya adalah para atlet muda berprestasi.

β€œ Sebagai tahap awal kita tak mungkin membatasi atlet yang akan mengikuti pelatnas. Di samping itu prestasi atlet kan fluktuatif. Jadi tidak masalah kalau jumlahnya besar di awal. Tetapi nanti sekitar enam atau tiga bulan sebelum SEA Games hanya 100 persen saja atau hanya atlet yang akan bertanding saja yang masih di pelatnaskan,” kata Hendardji.

Sebelum diikutsertakan dalam pelatnas, para atlet itu harus menjalani tes awal yang berisi tes fisik, tes kesehatan, dan tes psikologi. Selama menjalani pelatnas, mereka juga akan dievaluasi setiap tiga bulan. Para atlet juga akan dibekali semacam buku panduan yang berisi data-data profil atlet, pelatih, data tes awal, dan program yang akan dijalani.

Lalu bagaimana soal dana? Hendardji mengataka pemerintah akan menyiapkan dana sebesar Rp 200 miliar untuk terjun di dua ajang tersebut Rp 45 M untuk Asian Games dan Rp 155 M untuk SEA Games.

Namun, soal dana itu cukup atau tidaknya, Hendardji belum bisa memperkirakannya. Jadi bakal minta dana tambahan lagi?

β€œKalau bisa ya akan ada anggaran tambahan. Tetapi itu nanti saja Menpora yang menentukan,” harapnya.


(mrp/nar)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads