Pertarungan kedua tim di di GOR Tridharma, Gresik, Jawa Timur, Jumat (9/4/2010), berlangsung sangat seru, terutama di set keempat karena terjadi deuce. Saking menegangkannya, duel tersebut mendapatkan aplaus dari para penonton.
Kemenangan Jakarta BNI 46 ini meneruskan performa menanjak mereka semenjak kalah 0-3 dari Jakarta TNI AU pada laga perdana di seri kedua di Yogyakarta. Usai kekalahan tersebut, mereka terus memenangi semua laga dan mencuat jadi salah satu tim favorit musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengisi posisi Sari, sang pelatih memasang Komang Bumi. Tiara Putri Anggraeni dan Wenny Evita Sari, yang jarang diturunkan sebagai starter, juga langsung diturunkan. Yunita Sari Ayu langsung menjadi andalan utama bersama libero Detty Fitriana. Mereka bahu-membahu dengan dua pemain asal China Wang Ting dan Huo Xuan.
Sebaliknya, Jakarta Electric PLN memainkan hampir semua pemain utamanya, seperti Gunarti Indahyani, dua pemain asal Thailand Jutarat Montripilia dan H Amporn, Rosalia Maya, libero Dewi Wulandari, dan Berlian Marsheilla. Pemain yang jarang diturunkan, Erry Widiastuti juga muncul di tujuh pemain inti.
Menanggapi kekalahan atas Jakarta BNI 46 ini, kapten tim Jakarta Electric PLN Berlian Marsheilla masih menjaga optimisme. "Perjalanan masih panjang, Tidak apa-apa hari ini kami, kalah karena usaha kami juga sudah maksimal tadi. Ke depan kami bertekad untuk memenangi semua laga."
(krs/krs)










































