Samaranch mulai masuk RS Quiron di Barcelona, Spanyol, pekan lalu akibat penyakit jantung. Pada Rabu (21/4/2010), pria berkebangsaan Spanyol itu akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.
"Saya tidak bisa menemukan kata untuk mengungkapkan kesedihan dari keluarga Olimpiade," kata Presiden IOC Jacques Rogge mengenai kepergian Samaranch seperti yang dikutip BBC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya secara pribadi sedih atas kematian dari sosok yang membangun Olimpiade di era modern, seorang pria yang menginspirasi saya dan orang yang pengetahuannya tentang olahraga sungguh luar biasa," urai Rogge.
"Berkat visi dan bakatnya yang luar biasa, Samaranch adalah arsitek dari gerakan Olimpiade yang kuat dan bersatu," tukas Rogge yang berasal dari Belgia.
Samaranch menderita sakit jantung selama beberapa tahun terakhir, tapi aktivitasnya di dunia olahraga tidak juga surut. Ia masih sering menghadiri pertemuan IOC dan pada Februari silam menghadiri Olimpiade Musim Dingin di Vancouver.
Samaranch lahir di Barcelona pada 17 Juli 1920. Ia adalah seorang atlet sepatu roda dan sempat mengantar Spanyol jadi juara dunia. Setelah tak lagi jadi atlet, Samaranch mulai jadi pengurus dan masuk ke IOC tahun 1966.
Tahun 1980, Samaranch terpilih sebagai Presiden IOC menggantikan Lord Killanin. Selama 21 tahun kepemimpinannya, tak cuma catatan gemilang yang ditorehkan Samaranch, tapi juga kritik. Ia dianggap terlalu lemah menangani kasus doping serta membiarkan kota-kota kandidat tuan rumah Olimpiade memanjakan para anggota IOC.
(arp/nar)











































