Sejak ACR hari pertama Sabtu (24/4) lalu, Slovakia sudah menunjukkan diri sebagai tim kuat. Buktinya negara asal Eropa Timur ini membuntuti Indonesia di peringkat ke-2 dalam nomor Sprint dan Head to Head.
Puncaknya saat Slovakia memenangi lomba Slalom, Minggu (25/4), walaupn akhirnya gelar juara tersebut harus diberikan kepada Indonesia 1 karena Slovakia bukan anggota Australia-Asia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada nomor terakhir yang diperlombakan, Down River, di Sungai Progo, Magelang, Selasa (27/4) besok pun, Slovakia masih dianggap mempunyai potensi untuk menyulitkan 'Merah Putih'.
"Untuk lawan terberat kami, saya rasa masih Slovakia. Mereka menunjukkan kualitas sebagai salah satu tim terbaik arung jeram. Kita harus mewaspadai mereka," ungkap pelatih tim Indonesia Toni Dumala.
"Namun karena ini dimainkan di rumah sendiri, maka kami optimistis bisa meraih hasil terbaik pada lomba besok," sambung Toni.
Jika untuk lawan terberat di kategori putra adalah Slovakia, lalu siapa musuh terkuat di bagian putri?" Kalau untuk putri, saya rasa Iran ya."
Lima negara sudah menjajal Sungai Progo sepanjang 13,2 KM pada hari ini. Jika melihat karateristik sungai tersebut, dibutuhkan kekuatan fisik lebih untuk bisa menaklukkan arus deras di beberapa titik sungai tersebut.
(mrp/din)











































