Dalam partai final yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, MingguΒ (16/5/2010), tim putra BNI 46 menundukkan Samator dengan skor 3-1, 18-25, 25-19, 25-23, 25-18.
Ini adalah gelar keempat yang berhasil direbut oleh BNI 46 dalam sejarah keikutsertaan mereka di Proliga. Sebelumnya, BNI menjadi juara di tahun 2003, 2005 dan 2006.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selamat untuk Jakarta BNI 46 yang berhasil mengawinkan gelar. BNI bermain bagus dan kami juga sudah bermain semaksimal mungkin," kata manager Surabaya Samator, Hari Trisnardjo, dalam rilis yang diterima detiksport.
"Sejarah terulang kembali, mudah-mudahan hasil ini bisa membuat semangat baru bagi pervolian nasional," girang manajer Jakarta BNI 46, Dasuki Amsir.
"Kami bersyukur dapat mengulang prestasi lima tahun lalu. Pertandingan ini sangat berat bagi kami karena sempat tertinggal di dua set awal," imbuh asisten pelatih BNI putri Sukirno.
"Pemain kami sempat nervous, bola-bola kami tidak jalan. Akibatnya, tidak ada variasi serangan, dan blok kami tidak jalan. Harus diakui, servis Electric sangat bagus dan menyulitkan kami untuk menyerang di dua set awal," timpal dia.
Hasil lengkap Grand Final Proliga 2010:
Perebutan peringkat ke-3:
Gresik Petrokimia v Jakarta TNI AU (Putri) 3-1 (22-25, 25-14, 25-16, 25-15)
Palembang Bank Sumsel Babel v Jakarta Sananta (Putra) 0-3 (19-25, 21-25, 19-25)
Perebutan Juara:
Jakarta BNI 46 v Jakarta Electric PLN (Putri) 3-2 (20-25, 15-25, 25-23, 25-12, 15-10)
Jakarta BNI 46 v Surabaya Samator (Putra) (18-25, 25-19, 25-23, 25-18)
(arp/arp)











































