"Kita sudah melakukan kontrak kerjasama dengan Deny Malik sejak tiga bulan lalu. Dia kita percaya untuk mengatur jalannya acara pembukaan dan penutupan," jelas Ketua KONI Sumsel Muddai Madang, di Palembang, Rabu (21/7/2010).
Hal serupa juga diungkapkan Wakil Ketua II KONI Sumsel Dhennie. Keputusan menggaet Deny Malik diambil karena artis dan penari itu sudah berpengalaman menangani acara-acara besar selevel nasional dan internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini KONI Sumsel terus berkoordinasi dengan Deny untuk menyiapkan diri sebagai penyelenggara pembukaan SEA Games tanggal 6 Agustus nanti.
Rangkaian acara pembukan dan penutupan akan digelar secara meriah dengan menampilkan kebudayaan khas Sumsel dan nasional. Setelah berkoordinasi dengan Deny Malik, tari-tarian khas Sumsel akan diformat menjadi acara primadona. Untuk itu Sumsel sedikitnya akan membutuhkan 300 penari.
"Bahkan bisa lebih, mengingat acara itu akan dilangsungkan secara meriah berskala even internasional," jelas Muddai.
Siap 20 Cabor
Dipastikannya Sumsel sebagai tuan rumah membuat Sumsel semakin percaya diri. Jika sebelumnya Sumsel dipastikan hanya menjadi tuan rumah untuk 11 cabor, kini mereka siap menambah 9 cabor lagi.
Adapun 11 cabor yang sudah disebutkan lebih dulu, sepakbola, atletik, gulat, senam, angkat besi, binaraga, menyelam, ski air, polo air, panjat tebing dan renang.
Belakangan Sumsel berpeluang menambahkan cabor wushu, catur, menembak, pentaque, judo, kempo, boling, biliar, dan karate. Namun, tentang penambahan itu Sumsel masih menunggu keputusan dari pusat KONI dan Presiden SBY.
"Sumsel siap jika 20 cabor digelar di Palembang. Sementara ini memang hanya 11 cabang olahraga, namun ke depan kemungkinan kita akan mendapatkan 20 cabang olahraga," jelas Muddai.
(tw/krs)











































