Hal ini dipastikan setelah Tour de France menyelesaikan etape ke-20 alias yang terakhir dan dimenangi Mark Cavendish. Etape ini lebih terlihat seperti parade pembalap dengan menempuh jarak 102,5 km dari Longjumeau ke Champs-Ellysees di Paris.
Contador dengan kokoh berdiri di puncak klasemen pembalap dengan raihan total waktu selama tiga minggu perhelatan Le Tour ini yaitu 91 jam 58 menit 48 detik. Unggul 39 detik dari Andy Schleck asal Luxemburg yang untuk kedua kalinya menjadi runner-up. Schleck bermain di Team Saxo Bank
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Contandor ini adalah gelar ketiganya selama kiprahnya di turnamen sepeda paling bergengsi ini. Sebelumnya pembalap 27 tahun itu memenangi di 2007 dan tahun lalu.
Gelar tahun ini pun terasa lebih sulit bagi Contador sebab dari 20 etape tak ada satu pun yang dimenanginya dan ia baru bisa merebut kaus kuning dari tangan Schleck di etape ke-15.
"Saya senang, saya sangat senang. Saya mengalami hari-hari yang sulit dari sisi psikis mau pun fisik," sahut Contador di Reuters.
"Terim kasih kepada siapa pun yang mendukung saya. Saya ingin menjadi lebih baik namun saya sangat kesulitan meraih hasil ini dan tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan apa yang saya rasakan sekarang," sambungnya.
Keberhasilan Contador ini makin memperpanjang dominasi Matador di arena Le Tour selama lima tahun beruntun.
Sejak 2006, bendera merah-kuning selalu berkibar tinggi di penghujung Tour de France saat Oscar Pereiro meraihnya di tahun itu. Dan pada 2008 Carlos Sestre menjadi yang terbaik.
(mrp/roz)











































