World Golfers Championship (WGC) memang khusus diselenggarakan untuk para amatir. Mereka yang terjun ke olahraga ayun stik tersebut hanya sekadar hobi atau terbawa tren, bisa mewujudkan mimpi luar biasa menjadi juara dunia.
Kans menjadi juara dunia terbuka karena event ini memang berskala internasional dan melibatkan setidaknya 35 negara di tahun 2010 ini. Indonesia sendiri sudah bertahun-tahun ikut event yang sudah dihelat sejak 1995 silam, dan bahkan memunculkan juara dunia baik di nomor perorangan dan beregu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2007. Sementara untuk kategori perorangan, tahun 2007 Vincent Kusame dan Wardinam Banitra masing-masing jadi juara di kelas handicap 21-25 dan 11-15.
WGC memperlombakan lima kelas yang dibagi berdasarkan handicap. Ribuan pegolf yang berpartisipasi di turnamen ini akan disaring hingga nantinya menyisakan lima orang
yang mewakili masing-masing kelas handicap dan juga akan bertarung sebagai sebuah tim dalam final dunia, yang tahun ini akan dihelat di Thailand.
"Saya baru ikut golf tahun 2005, jadi kalau kemudian jadi juara dunia gak pernah terbayang sebelumnya. Terbaik di antara amatir seluruh dunia," ungkap Vincent Kusame yang menjadi juara dunia di kelas handicap 21-25 tahun 2007 sambil tertawa lebar.
Untuk tahun 2010 ini, WGC Indonesia sudah sampai pada final zone yang digelar di empat lapangan berbeda: Sentul Higlands Golf Club, Riverside Golf & Club, Imperial Klub Golf dan Gading Raya Padang Golf dan Klub. Laga finalnya akan dilangsungkan pada 11 sampai 14 Oktober mendatang di tempat yang sama.
Dengan pemain golf amatir di Indonesia berjumlah satu juta pemain, ajang ini diharapkan bisa menjadi sarana buat banyak pegolf yang tak ingin menjadi atlet atau profesional namun serius menggeluti olahraga ini.
"Tahun ini pesertanya berjumlah sekitar 1200-an orang. Meski menurun dibanding tahun sebelumnya, peserta tahun ini menyebar dari seluruh Indonesia. Ada yang dari Papua, Sumatera dan Sulawesi. Impian dan target kita sih bisa merekut banyak pengolf amatir di seluruh Indonesia," terang Presiden Direktur World Golfer Championship Indonesia, Stan M Mawati. (din/a2s)











































