Tanpa biaya banyak, dan peralatan dan tempat khusus, olahraga jalan kaki tetap bisa dilakukan. Namun sayang, dengan segala kemudahannya itu justru tak banyak yang menggemarinya.
Dengan adanya kegiatan World Walking Day (Hari Berjalan Kaki Sedunia), yang berlangsung hari ini di seputaran Jalan MH Thamrin, Minggu (10/10/2010), Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng berharap kegiatan ini tetap dilaksanakan secara berkala setiap tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tahu olahraga jalan kaki ini mudah, murah, meriah dan pasti bermanfaat. Selain itu bisa dilakukan oleh semua umur, baik laki atau pun perempuan," katanya.
Untuk kebugaran badan di tengah hiruk pikuk ibukota, Andi yakin olahraga ini bisa menjadi alternatif pilihan. Dengan begitu kualitas manusia dalam bekerja pun bisa meningkat.
"Kebugaran merupakan hal penting untuk meningkatkan kualitas bangsa dan menjadikan bangsa ini kuat," imbuh pria kelahiran Makassar ini.
"Karena itu mari sekali lagi kita galakkan Hari Jalan Kaki Sedunia di Indonesia," ajak Andi.
Tak hanya menjadikan jalan kaki sebagai kegiatan nasional di Indonesia, Andi juga mendukung langkah pemerintah daerah yang memberlakukan hari bebas kendaraan (car free day) di beberapa ruas jalan protokol. Dengan car free day itu, paling tidak masyarakat tidak ada alasan untuk malas berolahraga karena keterbatasan tempat.
Dia pun berharap pemerintah daerah ke depan lebih memperhatikan sarana untuk kebutuhan berolahraga masyarakat.
"Saya harap alun-alun atau lapangan dilestarikan, jangan lagi alih fungsi jadi perumahan, ruko dan sebagainya," harapnya.
(lia/krs)











































