Ketat di Final Hari Pertama

World Golfers Championship

Ketat di Final Hari Pertama

- Sport
Selasa, 12 Okt 2010 01:00 WIB
Ketat di Final Hari Pertama
Tangerang - Babak final World Golfers Championship hari pertama berlangsung ketat. Pada lima kelas yang diperlombakan, belum ada pegolf yang unggul jauh atas pesaing-pesaingnya.

Di Imperial Golf Club, Karawaci, Tangerang, Senin (11/10/2010), persaingan paling ketat terjadi di kelas Gross. Dari lima kontestan yang berkompetisi, tiga di antaranya mengumpulkan sama-sama 91 pukulan.

Trio pegolf yang sementara memimpin tersebut adalah Wardinam B, Nasir dan pegolf asal Papua, Arifin Sabila. Sementara di posisi empat ditempati Loekas yang membuat 92 pukulan dan Anto di posisi buncit usai mengumpulkan 97 pukulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Divisi B kondisi serupa juga terlihat. Surya Indarta sementara mengungguli lima pesaingnya setelah membuat 70 nett. Dia ditempel ketat oleh David Sumendap yang cuma terpaut satu pukulan.

Posisi teratas Divisi C sementara juga masih harus dibagi bersama oleh dua pegolf. Rony Widjaja dan IGN Soewandhi memuncaki grup ini usai masing-masing membuat 72 nett.

Kondisi serupa ditemui di Divisi D dengan Soei Han dan Adi Saksono menjadi pemuncak dengan 72 nett pukulan. Keduanya masih mungkin dikejar oleh Hendra Permana dan Stanis Budiman yang menguntit di posisi tiga dan empat dengan membuat 75 nett.

Situasi berbeda ditemui pada Divisi E, di mana Putranto dan Taufan berhasil unggul jauh. Di hari pertama ini Putranto membukukan 67 nett sementara Taufan membuat 68 nett pukulan. Posisi ketiga di divisi ini jadi milik Pieter Prinsloo yang membukukan 75 nett pukulan dan diikuti Imani yang secara nett kalah dua pukulan.

Dengan masih ada tiga hari tersisa untuk putaran final, pergeseran klasemen masih sangat memungkinkan terjadi. Putaran final Indonesia hari kedua akan digelar di Gading Serpong Golf, Selasa (12/10/2010) besok.

"Di babak final ini memang jauh lebih seru dibanding kualifikasi dan final zona. Tapi kalau satu hari seperti ini belum menunjukkan apa pun. Masih sangat mungkin berubah di hari-hari ke depan. Kalau sudah hari terakhir baru sulit untuk menyusul pegolf di atas," ungkap Stan M Mawati, Presiden Direktur WGC Indonesia.

(din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads