Demikian kondisi yang terlihat di final indonesia World Golfers Championship hari kedua yang dilangsungkan di Gading Serpong Golf Club, Selasa (12/10/2010). Debat dan diskusi sengit yang melibatkan peserta dan pihak panitia ini sebelumnya tak terjadi di empat babak kualifikasi dan final zona.
Di Lotus Room Gading Serpong Golf, usai menjalani final hari kedua, beberapa peserta mempertanyakan perihal aturan-aturan tertentu. Sementara yang lain memperdebatkan keabsahan sebuah pukulan dan hal lain yang terkait teknis permainan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilanjutkan Arsa, debat tersebut terjadi karena masih minimnya pengetahuan peserta kompetisi terhadap aturan yang berlaku.
"Mereka umumnya tidak menguasai aturannya. Biasanya kalau bermain ya tinggal main aja," lanjut dia kemudian.
Meski begitu, perdebatan antara pegolf tersebut justru menjadi salah satu hal positif di WGC ini. Melalui adu pendapat dan argumen tersebut peserta akan mengetahui aturan main yang sebelumnya tidak mereka ketahui.
"Inilah yang membedakan WGC dengan one day event golf lainnya. Di sini peserta bisa mendapatkan pengetahuan soal rule permainan golf. Kita selalu ditemani wasit dari PGI, dari situlah keputusan final akan diambil," tuntas Arsa.
(din/krs)











































