Tim WGC Indonesia Bertolak ke Thailand

Tim WGC Indonesia Bertolak ke Thailand

- Sport
Sabtu, 30 Okt 2010 19:58 WIB
Tim WGC Indonesia Bertolak ke Thailand
Jakarta - Lima pegolf amatir Indonesia bertolak ke Thailand untuk bertarung di kejuaraan World Golfers Championship 2010, dengan misi mempertahankan gelar juara yang disandang di tahun lalu.

Kelima pegolf tersebut adalah mereka yang memenangi ajang WGC Indonesia yang
berakhir dua minggu lalu, dari lima divisi berdasarkan handicap. Mereka adalah Wardinam (45 th), Johanes Diman (50), Ronny Widjaja (40), Soei Han (56), dan Taufan Hidayat (36).

Di final dunia yang digelar di Hua Hin, Thailand, 2-5 November, tim juara adalah yang mengantongi nilai terbaik, dari total hasil yang dicapai para pemain di masing-masing divisi. Indonesia akan bersaing dengan 23 negara lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Insyaallah tim ini bisa mencapai prestasi terbaik. Kami sudah melakukan semua persiapan. Kami harap tim bisa terus kompak karena itulah yang terpenting," ujar Indra, founder PT Asa Bangsa sebagai pemilik lisensi WGC Indonesia, saat memimpin
rombongan saat akan terbang ke "Negeri Gajah Putih" di bandara Soekarno Hatta,
Jakarta, Sabtu (30/10/2010).

Ditambahkan Indra, yang juga turut mendampingi tim selama di Thailand, mereka melakukan acara syukur dan santunan kepada anak-anak yatim di Riverside Golf Court, Cimanggis, sehari sebelumnya.

Tentang kompetitor, kapten tim Stan Mawati menyebutkan ada beberapa tim yang memiliki kualitas bagus, di antaranya Filipina, Amerika Serikat dan tuan rumah.

Indonesia sudah mengikuti turnamen golf amatir sedunia sejak 2006 dan tak pernah
finis di bawah tiga besar. Di tahun debutnya mereka duduk di peringkat tiga, dan menjadi juara dunia di tahun berikutnya.

Sempat "turun" sebagai runner up di tahun 2008 di final yang diadakan di Malaysia,
Indonesia kembali menjadi yang terbaik di dunia dalam final 2009 di Spanyol.

Kelima pegolf yang akan tampil mengaku dalam kondisi siap bertarung. Motivasi mereka hanya satu: bermain sebaik mungkin untuk mengharumkan nama Indonesia.

"Sekali lagi, ini kesempatan sangat langka buat orang-orang seperti kami untuk membawa nama negara di kancah internasional. Kami akan berusaha semaksimal mungkin. Mohon doa dan dukungannya, mudah-mudahan kami bisa membawa pulang lagi piala itu ke tanah air," ujar Soei Han kepada detikSport, yang diamini rekan-rekannya yang lain.

Menurut jadwal, pada hari Minggu malam seluruh kontingen dijamu oleh tuan rumah dan penyelenggara dalam sebuah acara gala dinner atau opening ceremony. Di hari Senin mereka akan melakukan latihan, lalu mulai berkompetisi dari Selasa sampai Jumat. (a2s/key)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads