Empat tahun silam di Doha, Qatar, Indonesia finis di urutan 22 dengan perolehan 2 emas, 3 perak dan 15 perunggu. Catatan tersebut tak lebih baik dari perhelatan tahun 2006, di mana 'Merah-Putih' mengakhiri Asian Games di posisi 14.
Sebagai informasi, catatan terbaik Indonesia pada event olahraga terbesar se-Asia ini adalah pada perhelatan keempat pada 1962. Kala itu, di Jakarta, Indonesia berhasil menempati urutan kedua di bawah Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 212 atlet yang akan diberangkatkan dalam event tahun ini dengan rincian 120 atlet putra dan 92 atlet putri. Besok, Kamis (10/11/2010) sebagian dari kotingen tersebut akan berangkat ke Guangzhou, China, sementara beberapa lainnya menyusul.
Ada 21 cabang olahraga yang bakal diikuti. Bulu tangkis, yang sudah menyumbang 23 emas sejak perhelatan pertama tahun 1951, tetap menjadi unggulan. Sementara beberapa cabang lainnya yang juga diunggulkan untuk mendulang medali adalah voli pantai, karate, wushu, atletik, boling dan perahu naga.
Menpora Andi Mallarangeng juga sudah melepas atlet-atlet Indonesia ini paa hari Minggu (7/11) lalu dalam acara seremonial di kantor Menpora. Pemerintah sendiri sudah menyiapkan bonus untuk atlet yang mampu merebut medali emas. Besar bonus yang dijanjikan untuk satu emas adalah Rp 400 juta per atlet.
Menarik untuk ditunggu bagaimana hasil usaha pasukan Indonesia di Guangzhou nanti. Selamat berjuang, Indonesia. (roz/din)











































