Hal itu disampaikan Gubernur Riau Rusli Zainal kepada detikSport, Jumat (21/01/2011) di Pekanbaru. Menurutnya, persiapan Riau sebagai tuan rumah PON saat ini sudah mencapai 86 persen. Hampir semua venue pembangunanya sudah hampir final. Begitu juga dengan main stadium (stadion utama) yang terletak di kawasan Universitas Riau di Kecamatan Tampan, Pekanbaru.
Gubernur menjelaskan, untuk membangun dan mempersiapkan semua venue tersebut, diperlukan dana sekitar Rp 2,9 triliun. Dana tersebut berasal dari dari APBN, APBD dan pihak ketiga (perusahaan-perusahaan besar di Riau). Namun demikian, dari alokasi dana tersebut, tuan rumah masih kekurangan dana sekitar Rp 507,4 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memastikan bahwa venue-venue yang sudah dibangun tidak akan terbuang setelah PON. Ini karena hampir semua venue dibangun di sekitar kampus yang ada di Pekanbaru, sehingga dapat dimanfaatkan oleh kalangan mahasiswa maupun masyarakat.
Soal target, kata Rusli, Riau berharap bisa menjadi juara umum. Namun bila tidak tercapai, minimal masuk tiga besar. "Alhamdulillah dari tahun ke tahun, prestasi atlet kita terus meningkat. Bahkan pada Asian Games baru-baru ini, beberapa medali emas disumbangkan atlet dari Riau," terangnya.
Β
Dalam perhelatan akbar nanti, menurut Rusli, ada 18 ribu orang akan datang ke Riau "Kita sudah siap menyambut kehadiran mereka dengan berbagai fasilitas, mulai dari penginapan hingga rumah sakit yang siap siaga bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan."
(a2s/mrp)











































