Undian Olahraga Diluncurkan
Rabu, 05 Mei 2004 18:10 WIB
Jakarta - Meski fatwa MUI menjelaskan bahwa undian olahraga PT.Metropolitan Magnum Indonesia (MMI) yang bekerja sama dengan KONI berpotensi judi, undian gratis berhadiah ini tetap diluncurkan.Pada 6 Mei esok penjualan tiket pertandingan berhadiah dengan cara mengundi mulai dilaksanakan. Selain dijual langsung di tempat pertandingan, sistem penjualan on line yang terhubung langsung dengan komputer MMI diberlakukan. "Tata caranya setelah transaksi terjadi baru nomor tiket dan nomor undian bisa didapat," jelas Wakil Direktur MMI Andi A.Baso dalam jumpa persnya di sebuah kafe di bilangan Senayan, Rabu (5/5/2004).Untuk bisa mendapatkan kesempatan memenangkan hadiah para pembeli tiket mau tidak mau harus menonton ke tempat pertandingan berlangsung. Pasalnya, tiket yang dilengkapi bar code harus melalui scanning langsung dan nomor undian pun baru bisa masuk komputer untuk diundi.Harga tiket MMI ini bervariasi, dari yang terendah seharga Rp 2,500 hingga Rp 100 ribu. Perbedaan harga tiket juga berpengaruh pada hadiah undian yang akan diberikan nanti. Untuk tiket Rp 2,500 hadiah utama pertama mendapat barang elektronik seharga Rp 7,5 juta dan hadiah keduanya juga berupa barang seharga Rp 1,5 juta. Hadiah uang tunai baru diberikan untuk hadiah utama ke IV Rp 250 ribu. Dan hadiah terkecil Rp 20 ribu untuk hadiah hiburan. Pajak hadiah 25 % tetap ditanggung para pemenang.Pertandingan pertama yang mengusung undian garatis berhadiah ini adalah kompetisi road race yang bakal digelar di sirkuit Sentul pada tanggal 9 Mei nanti. MMI sendiri berkerja sama dengan pihak pengelola Sentul. Setelah itu disusul kompetisi basket yang diikuti 10 klub divisi I DKI Jakarta pada tanggal 10-16 Mei mendatang.Penarikan undian periode pertama rencananya dilakukan pada pukul 19.00 WIB tanggal 18 Mei 2004 bertempat di gedung stadion softball Senayan. Untuk pengundian selanjutnya setiap Selasa di waktu dan tempat yang sama.Meski terbatas di faktor tingkat penyelenggaraan, MMI tetap optimis bisa merealisasikan kompetisi tingkat nasional dan internasional. Pasalnya, sosialisasi dengan pengurus-pengurus besar cabang olahraga dalam KONI masih berlansung."Kami akui masih terbatas tingkat jabotabek, secara bertahap akan meningkat. Sudah 1o cabang plus sikuit Sentul yang menyetujui program MMI. Tiga diantaranya sudah menandatangani MOU," ujar Andi."Dan untuk target penjualan tiket sendiri kami belum bisa prediksi karena cabang olahraganya masih sangat terbatas. Restu MUI sendiri adalah fatwa program ini masih bisa berjalan sepanjang tidak menabrak rambu-rambu yang diterapkan," tandas Andi.Sementara itu, manajer marketing MMI Boris Gultom menjelaskan kepada detikcom bahwa memang pihaknya mencari orang-orang yang ingin bekerja sama untuk menyalurkan tiket. Secara garis besar, MMI dan orang tersebut akan menandatangani sebuah perjanjian. Dengan bermodal line telepon, MMI segera menyediakan perangkat komputer dan meng-install agar terhubung dengan komputer pusat MMI untuk penjualan tiket."Mereka tidak bekerja di kantor MMI, tapi setelah menandatangani perjanjian kerja sama langsung kita install ke rumahnya. Sedangkan untuk pembelian lewat internet belum bisa dilakukan, namum kemungkinan itu masih tetap ada," tutur Boris. (erk/)











































