KONI Sumsel Optimistis Venue Tepat Waktu

Pesiapan Venue SEA Games XXVI (2)

KONI Sumsel Optimistis Venue Tepat Waktu

- Sport
Rabu, 02 Feb 2011 18:09 WIB
KONI Sumsel Optimistis Venue Tepat Waktu
Palembang - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatra Selatan optimistis  pembangunan venue-venue untuk SEA Games XXVI akan rampung tepat pada waktunya, yakni pada Juni 2011.

Hal ini diungkapkan Ketua Biro Media dan Hubungan Masyarakat KONI Sumatra Selatan Riduan Tumenggung, Rabu (2/2/2011). Menurut dia, pemasangan tiang pancang pembangunan sejumlah venue yang dipusatkan di kawasan Jakabaring sudah dilakukan, seperti stadion atletik dan kolam renang.

Menurut Riduan, paling lambat Agustus 2011 atau tiga bulan sebelum penyelenggaraan SEA Games, komplek olahraga Jakabaring sudah rampung, sehingga bisa langsung diuji coba, termasuk menggelar gladi kotor acara pembukaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembangunan komplek olahraga tersebut berlangsung 24 jam tanpa henti dengan tiga kali shift. "Komplek Olahraga Jakabaring akan jadi yang termegah di Indonesia. Stadion atletiknya juga bakal jadi stadion termegah di negara kita," ucapnya.

Hal yang sama dikatakan Kepala Dinas  Pekerjaan Umum Cipta Karya Sumsel Rizal Abdullah. Stadion atletik di Sumsel ini berstandar internasional dan megah karena terdiri atas delapan lintasan lari sintetis dan enam lintasan khusus untuk pemanasan.

"Umumnya, stadion atletik tidak menyediakan lintasan untuk pemanasan, tapi di stadion yang sedang tahap pengerjaan ini akan disediakan enam lintasan pemanasan," terangnya.

Dikatakan Rizal, biaya pembangunan venue atletik mencapai Rp 80 miliar. Lintasan sintetis menghabiskan biaya Rp 30 miliar dan merupakan sumbangan dari PT Pertamina.  "Kekurangan biayanya kemungkinan akan diambil dari sumbangan perusahaan migas di Sumsel," tukasnya.

Stadion atletik Sumsel ini semakin istimewa karena dilengkapi Swiss Timing dari produk ternama Omega untuk mengukur catatan waktu pertandingan. "Selama 25 kali pelaksanaan SEA Games, belum pernah ada yang menggunakannya. Kita menjadi yang pertama, sehingga stadion ini sudah bisa dikatakan berstandar olimpiade," katanya.

Dia melanjutkan, alat Swiss Timing ini nantinya juga dipasang di tiga venue, yakni stadion atletik, kolam renang, dan lapangan tembak. "Untuk cabang lain mungkin akan kita sewa, namun untuk tiga venue itu kita pastikan akan dipasang secara permanen," ujarnya.

Dari 24 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Sumsel, terdapat 11 venue seperti Sriwijaya Promotion Center, lapangan tenis, lapangan tembak Jakabaring, arena panjat tebing Jakabaring, arena atletik Jakabaring, danau Jakabaring, arena sepatu roda, arena panahan, judo, gedung biliar, serta kolam renang.

Sebanyak 13 venue lainnya hanya akan dilakukan perbaikan, yakni venue-venue eks PON XVI 2004 seperti Stadion Patra Jaya, Stadion Bumi Sriwijaya, stadion Jakabaring, kolam renang Lumban Tirta, GOR Ranau dan Dempo Jakabaring, indoor kampus, serta bandara SMB II yang akan digunakan untuk pertandingan aeromodeling. (a2s/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads